lailatul qadr

Ketika bulan Ramadan tiba, salah satu momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh para umat Muslim adalah malam Lailatul Qadar.

Malam ini adalah malam yang terhormat dan penuh keberuntungan, di mana Alquran pertama kali diturunkan.

Alquran QS 93:7 menggambarkan malam ini sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Setiap umat Muslim yang merasakan malam Lailatul Qadar, niscaya akan mendapat ganjaran pahala seperti salat selama 1.000 bulan.

Kapan terjadinya malam Lailatul Qadar?

Malam yang diberkati ini dapat ditemukan di salah satu dari sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Tanda-tanda malam Lailatul Qadar terjadi

Ada berbagai pendapat tentang kapan malam Lailatul Qadar jatuh, salah satunya ahli agama yang mengatakan malam Lailatul Qadar akan terjadi pada malam ganjil.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut tanda tanda malam Lailatul Qadar terjadi:

1. Suasana pagi yang tenang

Ibnu Abbas RA berkata, “Rasulullah SAW bersabda, "Lailatul Qadar adalah malam tenteram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah."

2. Matahari terbit dengan sinar yang tak kuat

Cahaya mentari redup menjadi tanda lain dari terjadinya Lailatul Qadar.

Hal ini sesuai hadis Nabi yang menginformasikan ciri malam Qadar adalah bila ada cahaya mentari lemah, cerah tak bersinar kuat keesokannya.

Dasarnya adalah hadit Ubay bin Ka’ab radliyallahu’anhu, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Keesokan hari Lailatul Qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan.” (HR Muslim).

3.Diperlihatkan Lailatul Qadar dalam mimpi (oleh Allah SWT) pada tujuh malam terakhir Ramadan

Sebagian sahabat Nabi mengalami mimpi mendapapatkan malam Lailatul Qadar.

Rasulullah SAW berkata, ”Aku melihat bahwa mimpi kalian (tentang Lailatul Qadar) terjadi pada tujuh malam terakhir. Maka barang siapa yang mau mencarinya maka carilah pada tujuh malam terakhir.” (HR Muslim).

4. Bulan tampak separuh bulatan

Tanda-tanda malam Lailatul Qadar selanjutnya adalah pada malam itu, bulan tampak separuh bulatan, seperti yang ada pada hadits berikut.

Abu Hurairah radliyallahuanhu berkata, ”Kami pernah berdiskusi tentang Lailatul Qadar di sisi Rasulullah SAW, beliau berkata, “Siapakah dari kalian yang masih ingat tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampan.” (HR Muslim).

5. Udara dan angin terasa sejuk

Dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda:

"Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan.” (HR. Ath Thoyalisi. Haytsami mengatakan periwayatnya adalah tsiqoh/terpercaya).

6. Merasakan ketenangan dan nikmatnya beribadah

Malam Lailatul Qadar menurunkan ketenangan, sehingga bila orang-orang yang beribadah pada malam tersebut merasakan ketenangan hati dan kenikmatan beribadah.

Apa saja pahala dari malam Lailatul Qadar?

Abu Hurairah menceritakan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

'Siapapun yang berdiri dalam doa malam sukarela saat Ramadhan karena iman dan dengan harapan pahala, dosa-dosanya sebelumnya akan diampuni ...

Dan siapa pun yang menghabiskan malam Laylatul Qadr dalam shalat karena iman dan dengan harapan pahala, dosa-dosanya sebelumnya akan diampuni '.

Yang sebaiknya dilakukan dalam 10 hari terakhir Ramadan untuk mendapatkan pahala Lailatul Qadar:

Walaupun ada sejumlah tanda-tanda malam Lailatul Qadar, sebaiknya para umat Muslim berkomitmen untuk melakukan ibadah ekstra pada sepuluh malam tersebut.

Ada 4 hal yang bisa kamu lakukan setiap malam untuk menjamin pahala Lailatul Qadar, yaitu membaca Alquran, berzikir, tahajud, dan bersedekah.

Itu dia informasi seputar Lailatul Qadar, semoga bermanfaat untukmu!

Simak juga artikel menarik lainnya di artikel.rumah123.com!

Bagikan:
496 kali