Ilustrasi Desain Interior (Rumah123/Realestate.com.au)

Sekarang dunia dalam genggaman, ya nggak? Kamu hanya perlu menggunakan smartphone atau tablet untuk memesan makanan, tiket pesawat, booking hotel, dan lainnya.

Hal biasa kalau seseorang memiliki dua smartphone. Bahkan, anak kecil atau orang yang tinggal di pedesaan juga sudah terbiasa untuk mengakses internet.

Baca juga: Kolaborasi Para Arsitek Atasi Perubahan Iklim, Yuk Berbuat Sesuatu untuk Planet Bumi

Kemudahan dalam mencari dan bertukar informasi ini tentunya memiliki dampak positif pada berbagai bidang termasuk arsitektur dan desain interior.

Jika dulu, seorang arsitek atau desain interior masih kesulitan untuk mencari informasi material arsitektural dan produk interior, sekarang para pekerja profesional ini memiliki kemudahan untuk mencari dan mengumpulkan informasi.

Baca juga: Kayak Apa Sih Rumah untuk Gelandangan yang Didesain Mahasiswa Arsitektur?

Tidak ada lagi tuh yang namanya mengumpulkan beragam katalog secara manual. Saat ini, era digital yang memudahkan orang dari seluruh dunia mencari barang hanya dengan berselancar di dunia maya.

Bluprin menghadirkan platform yang memberikan kemudahan bagi arsitek dan desainer interior dalam mendapatkan informasi material yang dibutuhkan. Tidak hanya itu, platform ini memiliki fitur untuk mempermudah proses mendesain sebuah proyek.

Baca juga: Kayak Gimana Sih Kalau Arsitek Bikin Rumah untuk Dirinya Sendiri?

“Hal ini sejalan dengan visi Bluprin selain memajukan profesi arsitek dan desainer interior, kami juga berfokus untuk mempermudah proses mendesain dalam kegiatan berarsitektur,” ujar co-founder Bluprin, Ricky Cahyadi.

Platform ini dapat diakses melalui aplikasi smartphone berbasis Android maupun iOS yang memudahkan pengguna untuk mencari apa yang diinginkan. Beragam info produk bisa didapatkan dalam platform ini.

Baca juga: Arsitektur yang Kaya Warna, Ekspresif, dan Energik

Ricky juga memaparkan kalau platform ini bisa menjadi ajang bagi arsitek dan desainer interior yang baru memulai kariernya untuk memperlihatkan karya-karyanya. Bahkan, kalaupun karya desain tersebut masih sebatas konsep.

Ilustrasi Arsitektur Hunian (Rumah123/Realestate.com.au)
Bagikan: 703 kali