Rumah Gelandangan yang Didesain oleh Framlab (Rumah123/Dezeen)

Dinding gedung yang kosong di perkotaan akan diisi ruang kecil dalam jumlah banyak yang berbentuk seperti klaster sarang madu. Hal ini dilakukan untuk mengatasi pertambahan jumlah gelandangan di kota New York, Amerika Serikat.

Biro desain Framlab mendesain konsep rumah untuk gelandangan yang diberi nama Homed. Framlab memiliki kantor di New York dan juga ibu kota Norwegia, Oslo. Biro ini didirikan oleh Andreas Tjeldflaat yang berasal dari Norwegia.

Baca juga: Ruang Publik Ini Didesain Atasi Cuaca Dingin, Nah Ini Baru Keren

Jumlah orang yang tidur di jalanan alias gelandangan New York naik 40 persen sejak 2012. Framlab berinisitaf untuk membuat rumah tinggal bagi mereka.

Lantaran lahan sudah terbatas dan mahal, Framlab membuat proposal untuk menggunakan lahan vertikal dengan memanfaatkan dinding. Tembok luar gedung ini dimanfaatkan untuk menaruh penampungan sementara.

Baca juga: Lapangan Basket Warna Warni? Nah, Begini Desain Ruang Publik yang Keren

Bentuk rumah sementara ini berupa segi enam. Rumah ini akan ditopang oleh struktur baja yang kuat dan mudah dibongkar pasang.

Framlab menggunakan bahan prefabrikasi yang mudah dibuat. Rencananya, material yang digunakan untuk rumah singgah ini adalah polikarbonat hasil daur ulang. Bahan ini akan dicetak 3 dimensi.

Baca juga: Ruang Publik dan Akses Pejalan Kaki di Kawasan Bisnis, Keren Kan!

Material lainnya yang digunakan adalah aluminium. Semua bahan ini dipilih agar rumah penampungan sementara ini kuat dari segala cuaca.

Pada bagian luar, dipasang jendela sehingga orang yang berada di dalamnya bisa melihat ke luar. Bagian luar ini juga dapat dimanfaatkan untuk display iklan.

Baca juga: Ruang Publik Plus Galeri di Atas Lahan Parkir

Satu bagian rumah penampungan sementara ini hanya bisa diisi oleh satu atau dua orang saja. Hal ini dilakukan untuk privacy dan keamanan penghuni. Desain dalam rumah ini bisa disesuaikan untuk kebutuhan.

“Proposal ini tidak akan mengatasi krisis gelandangan secara keseluruhan tetapi sangat penting kalau desainer ikut ambil bagian dalam penyelesaian masalah ini,” ujar Theldflaat seperti dikutip oleh laman arsitektur dan desain Dezeen.

Baca juga: Hamburg Innovation Port Sediakan Ruang Publik yang Luas, Mantap Nih!

Hmm, kayaknya desain Homed ini tidak terlalu sulit untuk diterapkan di berbagai kota yang punya masalah gelandangan, termasuk Jakarta, kan? Mungkin Bapak Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tertarik untuk membuatnya juga.

Bagikan: 850 kali