mafia tanah

Waspada dengan modus baru mafia tanah yang selalu muncul. Kali ini, mereka melakukan maladministrasi peralihan SHM. Yuk, cari tahu seperti apa.

Ulah mafia tanah kembali membuat resah masyarakat, peristiwa terbaru adalah terbongkarnya skandal yang melibatkan pejabat pertanahan DKI Jakarta.

Oknum pejabat mafia tanah 2021 ini tersangkut atas penerbitan 38 SHGB PT Salve Veritate di Cakung Barat, Jakarta Timur, atas nama Abdul Halim.

Menukil Detik.com, sebagai langkah pemberantasan mafia tanah, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil langsung memecat oknum pejabat di Jakarta Timur.

Lantas, Bagaimana Mafia Tanah Bekerja?

Untuk kasus mafia tanah di Jakarta Timur, mereka menggunakan modus sengaja melakukan maladministrasi dalam peralihan sertifikat hak milik (SHM).

Dinukil dari laman Hukumonline.com, maladministrasi diartikan sebagai perbuatan melawan hukum, melampaui wewenang, menggunakan wewenang untuk tujuan lain dari yang menjadi tujuan wewenang tersebut.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan bahwa mafia tanah dalam penerbitan 38 SHGB PT Salve Viratate tidak sesuai dengan prosedur.

Lantas, Menteri ATR/Kepala BPN  menerbitkan SK Menteri untuk membatalkan Sertifikat Hak Milik (SHM) seluas 7,78 hektar atas nama Abdul Halim.

Sofyan juga memerintahkan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta untuk mencabut SHM itu karena cacat administrasi.

Perkembangan Kasus Mafia Tanah

Kasus mafia tanah di Jakarta Timur mengalami perkembangan baru dari kasus mafia tanah yang melibatkan pejabat pertanahan Jakarta Timur ini.

Melansir dari laman Kompas.com, kuasa Hukum Abdul Halim, Hendra meragukan Menteri ATR/BPN telah melakukan pengecekan secara langsung terhadap warkah tanah milik PT Salve Veritae.

Hendra meyakini bahwa SK Kanwil DKI Jakarta yang dikeluarkan telah sesuai prosedur .

Hal ini berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku pada waktu itu yaitu PP Nomor 9 Tahun 1999 Bab IV Pasal 104 ayat 2 yang menyebutkan secara jelas tata cara pembatalan hak atas tanah.

Kasus Mafia Tanah di Indonesia

Sebelumnya, ulah sindikat mafia tanah juga melibatkan notaris palsu pada 2019 lalu, sehingga menyebabkan kerugian hingga mencapai ratusan miliar.

Ada pula kasus yang menimpa ibu Dino Patti Djalal yang ditipu mafia tanah, sehingga kepemilikan rumah mewah berpindah tangan.

Kemudian, polisi juga telah menangkap dua orang terkait mafia tanah di Alam Sutera, Tangerang, Banten.

Modus baru mafia tanah ini mengajukan gugatan perdata atas lahan milik orang lain.

Hendaknya, kamu pemilik lahan tanah berhati-hatilah dengan beragam modus baru mafia tanah yang meresahkan banyak orang.

Bila kamu ingin mengetahui tips dan artikel seputar pertanahan bisa mendapatkannya di situs properti Rumah123.com.

Pilihan yang tepat untuk memiliki rumah tapak di kawasan Sentul, Bogor adalah Samira Residence Sentul.

Bagikan:
413 kali