OK

Ini Arti Istilah Kadrun yang Sering Digunakan di Media Sosial. Benarkah Diskriminatif?

04/08/2022 by Nico Nadine

arti istilah kadal gurun

Sebenarnya, apa sih arti istilah kadrun yang banyak berseliweran di media sosial? Ternyata, istilah tersebut diciptakan oleh salah satu pegiat sosial yang namanya sangat tak asing di telinga masyarakat, lo!

Kadrun adalah akronim dari kadal gurun. Istilah ini dianggap berkonotasi negatif karena digunakan untuk menyudutkan golongan tertentu.

Istilah kadrun ini pertama kali muncul pada tahun 2019, lebih awal dari istilah ‘cebong’ dan ‘kampret’ yang muncul tahun 2018.

Namun, sebenarnya apa arti istilah kadrun dan bagaimana asal-usulnya?

Asal-usul Istilah Kadrun

denny siregar

sumber: opsi.id

Istilah kadrun yang banyak dijumpai di media sosial bukan tercipta dengan sendirinya, tapi ada orang yang dianggap menciptakan istilah tersebut.

Dikutip dari hops.id, istilah kadrun pertama kali diciptakan oleh Denny Siregar.

Publik figur yang dianggap sebagai buzzer Presiden Joko Widodo itu adalah seorang pegiat media sosial.

Dalam wawancara di kanal YouTube Kilat TV, Denny menceritakan bagaimana asal usul munculnya istilah kadrun di media sosial.

“Ini perang stigma, gue capek dituding PKI, liberal, Syiah, itu bagian kill the messenger sebenarnya, supaya pesan gue nggak disampaikan ke orang lain. Ya, akhirnya gue bersama teman-teman menciptakan konsep kadrun,” tutur Denny.

Menurut Denny, arti istilah kadrun ini ditujukan untuk orang-orang yang menganut paham neo-khawarij.

Denny pun menganggap bahwa istilah kadrun efektif untuk memojokkan satu kelompok tertentu.

“Kita senang dengan sebutan kadrun, sehingga mereka terpojok. Gue ciptakan stigma kadrun dan berhasil. Serangan balik dari mereka adalah buzzerRp, gue dibayar. Its oke, ini bagian dari perang,” ungkapnya.

Ciri-Ciri Kadrun

Melansir dari tribunnews.com, istilah kadrun yang banyak dilontarkan di media sosial ini ditujukan untuk orang-orang yang memiliki setidaknya salah satu atribut berikut ini:

1. Orang keturunan Arab, tidak pro-Jokowi, dan cenderung sektarian

2. WNI bukan keturunan Arab, tapi berbusana ala Timur Tengah dan bukan pendukung Jokowi

3. Salah satu atau gabungan dua unsur di atas dan menyandang label intoleran (disebut juga pro-NKRI dengan konsep syariah, bahkan juga dianggap mendukung sistem khilafah)

Apabila merujuk kepada arti kadal gurun secara harfiah, sebenarnya gurun tidak hanya terdapat di Arab atau Timur Tengah saja.

Dengan demikian, istilah kadal gurun sendiri tidak tepat untuk menggambarkan orang-orang yang mengacu kepada kebudayaan Arab atau bisa dikatakan Islam ‘garis keras’.

***

Semoga bermanfaat.

Simak ulasan menarik lainnya hanya di artikel.rumah123.com.

Kunjungi rumah123.com jika kamu sedang mencari rumah impian.

Dapatkan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan properti karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Cek dari sekarang juga, salah satunya adalah Perumahan Sutera Winona!