Light Emitting Diode alias lampu (LED) cukup banyak digunakan di rumah-rumah masa kini. Ternyata, ketenarannya bukanlah tanpa alasan.

lampu led

Banyak keunggulan dari lampu LED, mulai dari segi dampaknya terhadap lingkungan, hingga keuangan keluarga.

Lampu LED adalah light-emitting diode, alias produk diode pancaran cahaya yang disusun menjadi sebuah lampu.

Lampu ini berasal dari bahan semikonduktor, jadi tidak diproduksi dari bahan karbon.

Memang sih harganya cenderung lebih mahal dibandingkan dengan lampu bohlam biasa.

Maka dari itu masih ada yang enggan untuk mengganti lampu rumah mereka dengan lampu LED.

Keuntungan yang didapatkan dari penggunaan lampu LED

lampu led Sumber: IKEA

Tapi sebaiknya, ketahui dulu 5 alasan kenapa sebaiknya kamu mengganti lampu rumah menjadi LED!

1. Tahan banting dan tak mudah rusak

Lampu bohlam biasa pada umumnya memiliki penutup yang terbuat dari bahan kaca, sehingga sangat rentan pecah.

Sedangkan penutup lampu LED terbuat dari bahan plastik, sehingga lebih tahan banting ketimbang bohlam biasa.

Serusak-rusaknya kondisi lampu LED, kerusakan lampu LED hanya berupa tutup yang lepas.

Apabila terjadi kerusakan seperti itu pun, lampu LED tetap berfungsi dengan baik walaupun tanpa tutup.

2. Awet dan tahan lama

Lampu bohlam biasa membutuhkan gas tertentu yang tersimpan di dalam penutup lampu untuk bisa menyala.

Lain halnya dengan lampu LED yang tidak membutuhkannya.

Hal inilah yang membuat lampu light-emitting diode bisa terus hidup hingga masa pemakaian selama 50.000-100.000 jam.

Bahkan jika dibandingkan dengan lampu pijar, lampu LED lebih awet hingga 30 kali.

Sedangkan jika dibandingkan dengan lampu hemat energi, lampu LED pun masih lebih hemat hingga 10 kali.

Baca juga: Serba Minimalis, Ini 5 Inspirasi Lampu Hias Kamar Tidur Kekinian

3. Hemat listrik

Bagi kamu pecinta otomotif pasti tahu bahwa di era modern ini, banyak kendaraan yang sudah mengaplikasikan lampu LED untuk bagian penerangannya.

Alasannya adalah karena lampu LED lebih hemat energi dibandingkan jenis lampu lainnya.

Bahkan energi yang dihemat bisa mencapai 30%-40%.

Dan ini bukan cuma berlaku untuk lampu kendaraan saja, melainkan juga lampu rumah. 

Mengapa lampu LED hemat energi?

LED lebih hemat energi dibandingkan dengan lampu biasa karena intensitas cahayanya lebih besar per 1 watt dibandingkan lampu pada umumnya.

Konsumsi daya lampu LED lebih kecil dibandingkan lampu biasa.

Bagkan, lampu LED 3 W dikatakan setara dengan lampu pijar 40 W.

Besar sekali ya perbedaannya?

4. Ramah lingkungan

Seperti yang telah disebutkan di atas, lampu LED tidak membutuhkan gas untuk bisa menyala.

Energi yang dibutuhkan pun lebih rendah ketimbang lampu biasa.

Tak cuma itu, tingkat efektivitas lampu light-emitting diode juga sangat tinggi.

Hampir seluruh energi yang diterima lampu light-emitting diode akan menjadi energi cahaya.

Hanya sedikit yang menjadi energi panas. 

Tips memilih lampu LED yang bagus untuk hunianmu

lampu led Sumber: Tatalux

- Jangan lihat dari besaran watt-nya

Dalam memilih lampu jenis ini, sedikit berbeda ketika kamu memilih lampu biasa.

Umumnya, kita akan melihat nilai daya (watt) dari sebuah lampu sebelum membelinya.

Hal ini dikarenakan watt tersebut kan menentukan seberapa terang lampu yang hendak dibeli akan bersinar.

Namun, lain cerita jika kamu akan membeli lampu light-emitting diode.

Bukan besaran watt yang dilihat, namun nilai lumennya.

Sebab, besaran watt pada lampu ini tidak akan merepresentasikan tingkat intensitas terangnya lampu.

Maka dari itu, jangan sampai keliru ya!

- Ada harga ada rupa, jangan tergiur dengan harga murah

Lantaran mulai banyak orang yang beralih ke jenis lampu ini, permintaan pasar semakin besar.

Melihat hal ini, tak sedikit produsen lampu yang memanfaatkan kesempatan ini untuk menjual lampu light-emitting diode dengan harga miring.

Namun kamu sebaiknya tidak tergiur dengan harga murah.

Sebab, biasanya lampu light-emitting diode yang dijual dengan harga murah memiliki kualitas yang rendah.

Distribusi cahayanya cenderung tidak merata, sehingga membuat mata tidak nyaman.

Belum lagi, kualitasnya yang rendah membuat lampu murah cenderung cepat rusak.

Punya lampu LED di rumah yang rusak atau mati total?

Jangan buru-buru di buang!

Ada trik pintar untuk memperbaikinya. Simak artikel ini untuk tahu tips memperbaiki lampu LED rumah yang mati total selengkapnya!

Nah, bagaimana?

Tertarik untuk mengganti lampu-lampu di rumah menjadi jenis light-emitting diode?

Jangan lupa untuk mengikuti tips di atas agar kamu mendapatkan lampu berkualitas terbaik.

Simak juga artikel lainnya seputar tips hunian hanya di Rumah123.com!

Bagikan:
9705 kali