Ketika dana yang dimiliki belum cukup untuk membeli hunian, sewa apartemen adalah solusi tepat yang bisa dipilih.

sewa apartemen - rumah123.com

Mencari apartemen untuk disewa adalah pekerjaan yang menyenangkan sekaligus menakutkan. Sebab, jika kamu salah pilih, bisa-bisa kamu malah rugi. Rugi secara waktu, tenaga, dan juga finansial. Untuk itu, sebelum memutuskan untuk menyewa sebuah apartemen, sebaiknya kamu perhatikan dulu 10 hal ini.

Tahap pertama

1. Tetapkan anggaran

Sewa apartemen tentunya membutuhkan dana. Tetapkan dulu anggaran yang kamu punya untuk pos pengeluaran satu ini. Setelah mengetahui bujetmu, fokus untuk mencari apartemen yang sesuai dengan anggaran. Jangan mudah tergoda jika kamu menemukan apartemen yang lebih baik dan nyaman, namun harganya melebihi anggaran. 

2. Tentukan preferensi-mu

Jika kamu berencana untuk menyewa apartemen dalam jangka waktu cukup lama, misalnya bulanan atau tahunan, sebaiknya tulis dulu preferensi pencarianmu dalam secarik kertas. Apakah kamu ingin hunian yang lokasinya dekat dari aktivitasmu? Apakah kamu mau tinggal di apartemen yang menyatu dengan mall supaya fasilitas semakin banyak? Atau justru kamu mengutamakan harga, sehingga tak masalah untuk tinggal di apartemen yang lokasinya tak begitu strategis, namun harga sewanya lebih murah? Jawaban dari sejumlah pertanyaan tersebut akan memudahkanmu saat mencari apartemen nantinya.

Baca juga: Surat Perjanjian Kontrak Rumah, Perlu Tidak Sih Dibuat?

3. Gunakan portal pencarian apartemen supaya lebih mudah

Di era digital seperti saat ini, semua bisa dicari dengan mudah, Begitu juga dengan sewa menyewa apartemen. Gunakan portal pencarian properti dan manfaatkan fitur “filter”. Sesuaikan lokasi, harga, hingga fasilitas yang kamu inginkan. Dengan begitu, mesin pencari akan memunculkan hasil pencarian yang paling sesuai untukmu.

Tahap kedua

Umumnya, ada perjanjian sewa di awal antara pemilik dan penyewa apartemen supaya proses berjalan mulus ke depannya. Berikut dokumen yang kira-kira diperlukan.

4. Resume penyewa

Meskipun ini bukan aturan mutlak, tapi tak ada salahnya untuk memberikan CV kepada pemilik apartemen. CV yang dimaksud di sini mirip dengan CV yang kamu gunakan untuk melamar pekerjaan yang mencakup informasi seputar latar belakangmu. Hal ini berguna supaya pemilik hunian percaya bahwa kamu adalah penyewa yang jelas, dan tak akan berbuat macam-macam. 

Baca juga: Tidak Semua Orang Bisa Menyewa Rusunawa, Cek Dulu 3 Hal Ini

5. Biaya perawatan apartemen

Sangat penting untuk mengetahui apakah harga sewa bulanan sudah mencakup fasilitas seperti air, listrik, internet, dan lainnya. Jika belum, cari tahu berapa biaya rata-rata yang harus dikeluarkan untuk perawatan apartemen. Jangan sampai kamu tergoda dengan biaya sewa yang murah, tapi perawatannya mahal. 

6. Baca surat perjanjian dengan teliti 

Proses sewa menyewa apartemen yang baik biasanya terdapat surat perjanjian. Hal ini berguna untuk meminimalisir kerugian, baik itu untuk penyewa maupun pemilik hunian. Misalnya perjanjian di awal, jangka waktu penyewaan adalah lima tahun. Lalu si pemilik tiba-tiba berniat untuk menjual rumahnya sebelum masa sewa berakhir. Tanpa adanya surat perjanjian kontrak rumah, tentu saja si penyewa tak bisa menuntut apa-apa. Nah untuk itu, buat surat perjanjian dan baca dengan teliti surat tersebut.

7. Cek kembali setiap bagian dari apartemen

Kamu sudah cocok dengan lokasi dan harganya, lalu apakah prosesnya sudah selesai begitu saja? Jangan lupa perhatikan kembali setiap bagian dari apartemen tersebut. Seperti pipa gas, keran air, flush pada WC, lampu dan perangkat listrik, dinding, jendela, hingga pintu. Pastikan bahwa tidak ada kerusakan. Sebab, setiap kerusakan, baik itu yang kecil sekalipun, akan mempengaruhi kondisi keuanganmu. 

Bagikan: 2479 kali