Little girl playing. Kids with doll house and stuffed animal toys. Children sit on a pink rug in a play room at home or kindergarten. Toddler kid with plush toy and dolls. Birthday party for little child. Ilustrasi. (Rumah123/iStockphoto)

Saat kamu mendesain ruangan dalam rumah atau apartemen, kamu pasti memerhatikan faktor keamanan dong!

Nah, bayangkan kalau rumahmu akan ditempati anak-anakmu, pastinya faktor keamanan akan kamu pikirkan lebih matang dong.

Kamu akan memikirkan material dan bahan yang digunakan ramah lingkungan dan tidak beracun. Pemilihan bahan furnitur yang digunakan juga kamu pikirkan.

Bayangkan, anak-anak masih suka bereksplorasi bermain ke sana ke mari, memegang benda ini-itu, bahkan suka menyentuh material yang bisa membahayakan dirinya.

Baca juga: Masak Bareng Anak? Aman Kok!

Tentunya kamu tidak ingin kalau ada bagian furnitur yang tajam atau kasar bisa melukai anak-anakmu. Meski untuk hal ini, kamu bisa mengakalinya dengan memasang alat pengaman di bagian-bagian yang berbahaya.

Tetapi, kamu juga pastinya memikirkan penempatan furnitur, jangan sampai pergerakan anak-anak yang aktif bermain harus terganggu atau malah terluka saat membenturnya.

Banyak bagian rumah yang sebenarnya bisa membahayakan anak-anak terutama batita (bawah tiga tahun) dan balita (bawah lima tahun).

Stop kontak di rumah, penempatan peralatan rumah tangga, atau apa pun sebenarnya bisa membahayakan anak yang belum paham.

Nah, semua ini harus kamu pikirkan agar anak-anak kamu tidak terluka saat beraktivitas di rumah sendiri.

Bagikan:
1131 kali