Monumen yang Didesain oleh Giles Miller & Forbes Massie (Rumah123/Dezeen)

Desainer Giles Miller merancang sebuah monumen besar dengan bentuk seperti lambang palang merah kalau dilihat dari atas.

Monumen ini didesain memiliki ketinggian setara dengan gedung 14 lantai. Fasad gedung ini berupa bata ekspos.

Baca juga: Waduh, Gedung Kampus Ini Kok Banyak Lubangnya? Kenapa Ya?

Miller mendesain menara ini bersama pakar visual Forbes Massie dan juga konsultan teknik sipil dan struktur kelas dunia, Arup yang bermarkas di London, Inggris.

Monumen ini berbentuk seperti lambang palang merah memang ditujukan untuk menghadap ke empat penjuru mata angin yaitu utara, selatan, timur, dan barat.

Baca juga: Seperti Apa Sih Museum-Museum Terindah di Dunia, Yuk Cari Tahu (Bagian 8)

Miller merancang monumen ini memiliki banyak lubang dan ruang terbuka sehingga pengunjung bisa masuk dan melihat ke dalamnya.

Pada bagian bawah monumen ada pintu masuk. Pengunjung akan memasuki selasar yang cukup panjang untuk masuk ke bagian dalam monumen. Pengunjung juga dapat melihat ke bagian atas monumen yang terbuka.

Baca juga: Seperti Apa Sih Museum-Museum Terindah di Dunia, Yuk Cari Tahu (Bagian 7)

“Monumen ini merupakan manifestasi dari kemurnian desain dan perwujudannya. Dinding monumen yang besar dan didesain sederhana memberikan kesimbangan simetris,” ujar Miller seperti dikutip oleh Dezeen.

“Ini artinya struktur bisa berdiri hingga bisa menopang ketinggian bangunan setara 14 lantai dan seluruh bagian dalam kosong,” kata Miller menambahkan.

Baca juga: Seperti Apa Sih Museum-Museum Terindah di Dunia, Yuk Cari Tahu (Bagian 6)

Miller memang sengaja bekerja sama dengan konsultan struktur Arup karena dia menginginkan memaksimalkan kemampuan dia dalam merancang bisa selaras dengan penggunaan material  baru.

Menurut Miller, monumen ini merupakan bentuk dari anti tesis teknologi dan merupakan bentuk dari wujud dari keindahan pencahayaan alami.

Baca juga: Seperti Apa Sih Museum-Museum Terindah di Dunia, Yuk Cari Tahu (Bagian 5)

Saat ini, monumen karya Miller ini masih sebatas konsep lantaran belum menemukan lokasi yang tepat untuk bangunan ini.

Bagikan: 880 kali