Ilustrasi foto hunian TOD dekat stasiun. Foto: Rumah123/Getty
   

Urban Sky di Cikunir, Bekasi, mulai dibangun. Sang pengembang, PT Urban Jakarta Propertindo sudah memulai pembangunan fisiknya yang diperkirakan makan waktu sekitar dua tahun. Hunian vertikal yang merupakan proyek berkonsep transit oritented development (TOD) di jalur light rail transit (LRT) Jakarta-Bekasi ini telah mendapatkan izin pokok yakni IMB dan izin test pile.

"Proyek akan terdiri atas dua tower besar mencakup 3.300 unit apartemen dan 4.600 meter persegi area komersial, serta area publik. Termasuk sarana olahraga dan sekitar 25.000 meter persegi area parkir (gedung), seluruhnya dibangun di atas lahan seluas 12.650 meter persegi," kata Direktur Pengembangan Usaha sekaligus Corporate Secretary Urban Jakarta, Tri Rachman Batara, seperti dikutip Kontan.co.id, Jumat (31-8-2018).

Baca juga: Hunian TOD Cikunir Mulai Rp400 Jutaan, Beli Yuk!

"Adhi Persada Gedung adalah kontraktor yang ditunjuk oleh Urban Jakarta, terutama karena pengalamannya membangun fasilitas dengan konsep serupa di beberapa lokasi lainnya," kata Batara.

Soal akses, penghuni Uban Sky akan mudah dalam mobilitasnya. "Dari Jakarta dan pusat bisnis menjadi sangat mudah dan murah, karena stasiun LRT ada di dalam area tempat tinggal mereka. Mereka dapat menghemat pengeluaran transportasi hingga sekitar Rp6 juta per bulan,” kata Batara.

Baca juga: Incar Milenial, Adhi Persada Bangun 5 Proyek Andalannya Tahun Ini, Intip Yuk!

Sebagai pengembang, Urban Jakarta Propertindo merupakan perusahaan pengembang nasional sejak 2016 yang sedang mengembangkan 4 proyek hunian berkonsep TOD. Dua di antaranya, yaitu Gateway Park di Jaticempaka dan Urban Signature di Ciracas. Dua proyek ini adalah kerja sama operasi dengan PT Adhi Commuter Properti. Dua proyek lainnya yakni Urban Sky dan Urban Suites di Cikunir yang sepenuhnya dimiliki dan dikembangkan oleh Urban Jakarta.

Bagikan: 786 kali