OK

Hukum Mengucapkan Selamat Natal dalam Islam, Halal atau Haram?

06 Desember 2022 · 3 min read · by Reyhan Apriathama

Hukum Mengucapkan Selamat Natal dalam Islam

Seperti apa hukum mengucapkan selamat Natal dalam Islam sebagai cara menghargai perbedaan? Cari tahu di sini!

Menjelang perayaan Natal, perdebatan mengenai ucapan natal dalam Islam selalu ramai dibicarakan.

Ada yang memperbolehkan, namun tidak sedikit ulama yang mengharamkannya.

Bahkan tidak sedikit umat Islam yang menuduh bahwa mengucapkan selamat natal merupakan tindakan orang kafir.

Hal ini tentunya sangat sensitif, terlebih Indonesia merupakan negara yang memiliki ragam agama dan budaya. 

Beranjak dari hal tersebut, apa sebenarnya hukum mengucapkan selamat Natal? Simak pembahasannya bersama-sama!

Hukum Mengucapkan Selamat Natal 

Hukum mengucapkan selamat natal

Sumber: Nuonline.id

Dilansir dari situs NU Online, tidak ada satupun ayat dalam Alquran atau hadis yang menerangkan secara jelas terkait hal ini.

Para ulama yang mengharamkan atau memperbolehkan berpegang pada generalitas ayat yang mereka yakini dengan rincian berikut:

1. Hukum Haram Mengucapkan Hari Raya Natal 

Menurut Syekh Bin Baz, Syekh Ibu Utsaimin, Syekh Ibrahim bin Ja’far dan Syekh Ja’fat At-Thalhawi mengungkapkan hukum mengucapkan Natal untuk umat Kristiani adalah haram.

Mereka mengacu pada surat Al-Furqan ayat 72: 

“Dan orang-orang yang tidak memberikan kesaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan orang yang mengerjakan perbuatan tidak berfaedah, mereka lalui saja dengan menjaga kehormatan dirinya.”

Artinya, ulama menyakini seorang Muslim yang mengucapkan Natal telah memberikan kesaksian palsu dan membenarkan umat Kristiani atas hari Natal.

Sehingga, ia tidak mendapatkan martabat tinggi di surga. 

2. Boleh Mengucapkan Selamat Natal 

Bagi sebagian ulama, ada yang memperbolehkan mengucapkan selamat Natal mengacu pada Surat Al Mumtahanah ayat 8 yang berbunyi: 

“Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berlaku adil.”

Ini menandakan Allah tidak melarang umat Islam berbuat baik kepada siapa saja yang tidak mengusirnya dari negerinya.

Sementara, ucapan selamat Natal adalah bentuk berbuat baik kepada umat Kristiani

Beberapa ulama dan majelis seperti Syekh Yusuf Qaradhawi, Syekh Ishom Talimah, Majelis Fatwa Eropa dan Mesir memperbolehkan ucapan selamat Natal. 

3. Bentuk Toleransi 

Toleransi umat beragama

Sumber: Asianimage.co.uk

Perbedaan pandangan mengenai hukum mengucapkan selamat natal harus disikapi dengan bijak untuk mencegah perpecahan. 

Ini terkait hukum yang masuk kategori permasalahan ijtihadi yang berlaku masih sementara, dan permasalahan yang sudah disepakati boleh ditolak.

Jangan sampai ada pihak yang mengklaim paling benar dan yang lainnya salah.

Sebaiknya kita harus menghormati tanpa sependapat dengan pendapat pribadi.

***

Itulah beberapa hal terkait hukum mengucapkan selamat Natal dalam Islam.

Temukan informasi gaya hidup hanya di artikel.rumah123.com.

Ikuti Google News Rumah123. 

Klik portal Rumah123.com yang pastinya #AdaBuatKamu!

Cari tahu Srimaya Residence di sini!


Tag: ,


Reyhan Apriathama
Reyhan Apriathama

Seorang mas-mas penulis Rumah123.com yang suka otomotif, sepak bola, gadget, dan musik-musik lawas.