Ilustrasi (Foto: Rumah123/iStockphoto) Ilustrasi (Foto: Rumah123/iStockphoto)

Cuaca saat ini serba ga jelas. Disebut musim hujan, tapi matahari kadang bersinar terik. Begitupun sebaliknya, disebut musim panas tetiba turun hujan.

Kondisi yang kadang basah dan kering ini tentunya menimbulkan masalah pada bangunan rumah, salah satunya timbol noda pada plafon. Tampilan plafon pun jadi jelek dan kondisinya jadi rapuh.

Pada umumnya, plafon berbahan dasar tripleks, multipleks, atau gipsum. Ketiganya sangat rentan terhadap air sehingga bila kerusakannya sudah tergolong berat maka plafon harus diganti. Akan tetapi, bila nodanya tergolong ringan, plafon tidak perlu diganti.

Baca juga: Pilah Pilih Plafon Rumah

Sebelum memperbaikin plafon, kamu perlu menyiapkan beberapa alat. Yakni, kuas, roller cat, sarung tangan, tangga, cat tembok, ampelas atau kape, wadah cat, dan lapisan alkali sealer.

Setelah peralatan lengkap, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah membersihkan plafon dengan menggunakan ampelas atau kape. Lalu, lapisi bagian plafon yang bernoda dengan alkali sealer, kemudian diamkan selama 1-2 jam hingga benar-benar mengering.

Baca juga: "Mengundang" Udara Sejuk di Rumah Berplafon Rendah

Campurkan cat dan air dengan jumlah air 10 persen dari jumlah cat. Lapisi permukaan plafon dengan campuran tersebut, kemudian biarkan mengering.

Langkah selanjutnya, buat campuran baru cat dan air dengan jumlah air 20 persen dari jumlah cat. Lapisi lagi permukaan plafon dengan campuran tersebut, kemudian biarkan mengering. Terakhir, gunakan kuas untuk bagian-bagian sudut yang tidak terjangkau roller.

Bagikan:
2201 kali