Ilustrasi (Rumah123/iStockphoto)

Jual beli hunian bisa melibatkan pembeli dan penjual. Kalau di luar negeri, sudah biasa untuk mengikutsertakan agen properti.

Hal yang sama sebenarnya juga terjadi di Indonesia. Agen properti punya peranan penting dalam jual beli rumah.

Baca juga: Perkuat Kolaborasi dengan Agen Properti, UOB Luncurkan Aplikasi Online

Dalam jual beli hunian ini ada penjualan properti melalui open listing dan juga exclusive listing. Lantas apa keuntungan bagi agen properti yang menggunakan open listing. Situs properti The Balance memberikan pemaparannya.

Agen properti yang memiliki jaringan banyak pembeli akan sepakat menerima kesepakatan open listing. Tentunya kalau mereka ini mendapatkan kepastian akan mendapatkan komisi jika membawa pembeli kepada penjual properti.

Baca juga: Perkuat Kerja Sama, Rumah123 dan ERA Indonesia Bakal Edukasi Agen Properti

Adanya open listing membuat agen properti tidak mengiklankan properti atau menghabiskan banyak uang untuk promosi kecuali mereka mendapatkan jaminan pembeli bakal langsung menghubungi agen.

Hunian yang dipasarkan bisa jadi unik dan sangat istimewa. Kalau sudah begitu maka hunian ini bakal menarik perhatian banyak penjual.

Baca juga: Ingin Bidik Generasi Milenial, Agen Properti Harus Paham Digital Marketing

Agen properti akan melihat open listing sebagai satu-satunya solusi karena penjual tidak akan setuju dengan hak eksklusif menjual.

Kalau di Amerika Serikat, biasanya penjual lebih memilih open listing karena tidak ingin terikat dengan satu agen properti. Penjualan properti pada kawasan di luar kota besar biasanya mencakup kawasan yang luuas.

Baca juga: Punya Audience Lebih Luas, Media Online Bisa Perluas Pasar bagi Agen Properti

Biasanya pemasaran dari mulut ke mulut (word of mouth) biasanya lebih efektif. Penjual hunian di kawasan luar kota bisa bekerja sama dengan setiap agen properti. Jika agen properti setuju, dia akan mendapatkan komisi jika berhasil mendapatkan pembeli.

Kalau open listing, penjual tidak mempunyai perwakilan. Tidak ada agen properti yang menjadi penghubung bagi penjual ke pihak pembeli. Agen juga tidak membantu penjual dalam bernegosiasi, menemani dan membantu pembeli saat mengecek rumah, dan juga saat memaparkan keunggulan rumah.

Baca juga: Apa Sih Open Listing? Truz Apa Bedanya Sama Exclusive Listing?

Singkatnya, ada contoh sederhana mengenai agen properti dan penggunaan open listing. Pak Budi memberikan pilihan open listing kepada tiga agen properti yaitu Bulan, Bintang, dan Matahari.

Bulan berhasil menemukan pembeli bagi properti yang dimiliki oleh Pak Budi. Lantas Pak Budi akan memberikan komisi kepada Bulan, sementara Bintang dan Matahari tidak mendapatkan apa pun.

Bagikan: 2328 kali