Ilustrasi Penumpang MRT (Moda Raya Terpadu/Mass Rapid Transit). MRT Memberlakukan Tarif Normal Bagi Penumpang Mulai Senin (13/05/2019). Tarif Terjauh dari Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia Atau Sebaliknya Rp14.000 (Foto: Rumah123/Getty Images)

Tarif MRT (Moda Raya Terpadu/Mass Rapid Transit) Ratangga kembali ke tarif normal mulai Senin (13/05/2019) ini. Buat kamu yang sudah terbiasa menggunakan MRT, tetap naik transportasi massal ya.

Selama beberapa pekan, MRT memberlakukan diskon separuh harga atau 50 persen untuk tarif perjalanannya. Diskon tersebut diberlakukan sejak awal April 2019.

Seperti dikutip dari Kumparan.com, tarif normal ini adalah tarif maksimal Rp14.000 untuk perjalanan penuh dari Stasiun Lebak Bulus ke Stasiun Bundaran Hotel Indonesia dan juga sebaliknya.

Baca juga: Kok Ga Ada Tempat Sampah di MRT Sih, Mau Tahu Kenapa

Untuk tarif minimal adalah Rp3.000 untuk perjalanan satu stasiun. Besar tarif ini mengikuti Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta nomor 24 tahun 2019.

Penumpang bisa menggunakan kartu jelajah single trip Kartu JakLingko atau kartu uang elektronik lainnya yang diterbitkan oleh bank swasta dan bank pemerintah seperti Bank Mandiri, BCA, BNI, BRI, dan Bank DKI.

MRT telah beroperasi secara komersial sejak 1 April 2019. Antusiasme masyarakat menggunakan transportasi massal ini memang di luar dugaan.

Baca juga: Kok, Stasiun MRT Sisingamangaraja Diubah Jadi Stasiun ASEAN?

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan juga DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) DKI Jakarta memperkirakan target penumpang 65.000 orang per hari.

Namun, sejak beroperasi sudah ada 82.000 penumpang yang naik MRT setiap harinya. Animo masyarakat memang terlihat sejak MRT melakukan uji coba.

Pihak pengelola MRT, PT MRT Jakarta meyakini kalau jumlah penumpang MRT tidak akan berkurang meski tarif normal diberlakukan.

Baca juga: MRT Perbolehkan Penumpang Buka Puasa Minum Air Putih dan Makan Kurma

Nah, buat kamu yang biasa menggunakan MRT, biasakan naik transportasi massal ya meski tarif sudah normal. Kamu bisa menghemat waktu dan biaya saat menggunakan transportasi massal dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi.

Apalagi nantinya MRT akan terintegrasi dengan LRT (Light Rail Transit), kereta rel listrik (KRL) commuter line, bus Transjakarta, dan kereta bandara di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Jadi kamu bisa ke mana-mana dengan mudah.

Bagikan: 480 kali