Tak sedikit orang yang menjalani gaya hidup sehat mengganti garam mereka dengan garam himalaya karena dianggap lebih sehat. Faktanya, klaim tersebut tidak sepenuhnya benar. 

garam himalaya

Garam himalaya atau pink salt, merupakan garam cantik yang sedang jadi tren berkat warna merah mudanya yang cantik dan klaim beragam kemujarabannya untuk kesehatan. 

Jenis garam unik ini didapat dari salah satu situs penambangan tertua di dunia yang bertempat di daerah Khewra, Provinsi Punjab, Pakistan yang berada tepat di kaki lereng Gunung Himalaya. 

Dibandingkan dengan garam biasa, harganya jauh lebih mahal.

Jika garam dapur biasa dibanderol Rp6 ribu per 500 gram, garam pink ini dibanderol Rp55 ribu per 500 gram.

Banyak yang mengklaim bahwa si pink salt ini adalah salah satu bentuk garam paling murni dan punya segudang khasiat dibandingkan garam dapur biasa. 

Apakah benar demikian? 

Atau hanya hype yang sengaja dibuat untuk meningkatkan penjualan produk semata? 

Mari kita kulit bersama lewat artikel ini! 

Apa Itu Garam Himalaya? 

Pada dasarnya garam himalaya adalah sejenis kristal yang berasal dari hasil penguapan air di bawah permukaan tanah yang dipercaya terbentuk jutaan tahun silam. 

Layaknya garam dapur biasa, pink salt terdiri komposisi berupa 96% sampai 99% natrium klorida dengan kandungan mineral lain.

Misalnya seperti kalsium, zat besi, zinc, kromium, potasium  magnesium, dan sulfat dalam batas aman di bawah 1%. 

Kandungan mineral tersebutlah yang kemudian memberikan warna pink khasnya serta rasa yang sedikit berbeda dari garam dapur. 

Penggunaan Garam Himalaya

Dari segi penggunaannya sendiri, pink salt dijadikan alternatif pengganti garam dapur yaitu sebagai penyedap rasa, atau mengawetkan makanan. 

Balok garam himalaya juga dipakai sebagai tempat penyajian panganan, alas memasak, dan tempat memotong. 

Untuk keperluan relaksasi, beberapa tempat spa juga ada yang menggunakan pink salt yang dilarutkan dalam air atau sebagai bahan wadah lilin, lampu gantung, dan pajangan cantik.

Baca juga: Selain untuk Masak, Ini 8 Manfaat Garam di Rumah!

Mitos dan Manfaat Garam Himalaya

Industri kecantikan menjadi pasar yang paling gembor menggalakan penggunaan bahan dasar berupa garam merah muda ini sebagai campuran berbagai produk. 

Mulai dari produk perawatan kulit seperti peeling wajah dalam bentuk scrub, pasta gigi, sampai ke campuran parfum. 

Berbagai khasiat yang diasosiasikan dengan konsumsi pink salt termasuk: 

- Meredakan gangguan pernapasan

- Menyeimbangkan pH tubuh

- Melawan tanda-tanda penuaan

- Meningkatkan kualitas tidur

- Menjaga keseimbangan gula darah

- Meningkatkan libido

Nyatanya, semua klaim tersebut belum terbukti secara ilmiah oleh penelitian manapun sehingga hanya jadi isapan jempol saja. 

Faktanya adalah berbagai kandungan mineral tambahan.

Seperti magnesium, potasium, dan kalsium yang ada dalam garam himalaya berada pada takaran yang terlalu sedikit, yaitu kurang dari 1%. 

Jumlah tersebut terlalu sedikit untuk memberikan manfaat apapun pada tubuh, dengan catatan ditakar pada konsumsi normal. 

Kandungan natrium lebih rendah

Ini dia yang satu-satunya aspek paling penting yang dapat diklaim sebagai manfaat garam himalaya untuk kesehatan tubuh. 

Khusus bagi penderita darah tinggi atau pengidap gangguan kesehatan lain yang perlu menjaga asupan natrium klorida, maka alternatif pink salt menggantikan garam dapur bisa dicoba. 

Secara persentase kandungan natrium klorida, sebenarnya keduanya jenis garam ini sama-sama berada pada kisaran sangat tinggi yaitu rata-rata sekitar 98%. 

Namun dikarenakan proses penambangan dan pengolahannya yang tidak melalui tahapan pemurnian layaknya garam dapur, pink salt memiliki ukuran yang lebih besar dalam bentuk balok-balok kecil. 

Dibanding garam dapur yang memiliki bentuk dan tekstur lebih halus seperti bubuk, dalam takaran satu sendok makan, garam himalaya memiliki kandungan natrium klorida yang jauh lebih kecil karena molekul kristalnya yang berukuran lebih besar. 

Baca juga: 15 Manfaat Jeruk Nipis, Turunkan Berat Badan hingga Cegah Stroke

Bahaya mengonsumsi garam himalaya secara berlebihan 

Apapun yang kamu konsumsi dalam jumlah besar melebihi takaran pada dasarnya tidak akan memberikan manfaat sama sekali dan justru bisa berpotensi menjadi racun. 

Sama halnya dengan garam merah muda ini yang serupa dengan garam biasa.

Jika terlalu banyak dikonsumsi bisa menimbulkan berbagai komplikasi kesehatan, seperti gangguan pada organ jantung dan hati. 

Semoga dengan pembahasan mengenai garam himalaya kamu bisa lebih bijak dalam memilih dan menjaga kesehatan tubuh lewat pola makan yang sehat. 

Jangan ketinggalan berbagai artikel yang membahas hal-hal seru dan menarik lainnya hanya di artikel.rumah123.com.  

Bagikan:
794 kali