Rumah Berhantu- Rumah123.com Harga Hunian di Hong Kong Memang Mahal. Harganya Terus Naik. Warga Hong Kong Yang Tidak Punya Banyak Pilihan, Siap untuk Membeli Apartemen Berhantu Lantaran Biasanya Harga Lebih Murah Atau Ada Diskon Harga (Foto: Rumah123/Getty Images)

Harga properti di Hong Kong memang tergolong yang tertinggi di dunia, lantaran tidak punya pilihan warga kota ini memilih untuk membeli hunian berhantu jika harganya sesuai.

Bagi yang belum tahu, harga properti di Hong Kong memang bikin geleng-geleng kepala. Laman South China Morning Post pernah melansir bahwa harga hunian seluas 39 meter persegi bisa mencapai 4,34 juta dollar Hong Kong (Rp7,7 miliar) dengan kurs Rp1.700-an.

Bayangkan hunian hanya seluas 39 meter persegi bisa berharga demikian tinggi. Kalau di Indonesia, uang sebanyak itu bisa membeli rumah yang tergolong mewah di BSD City.

Baca juga: Hanya Generasi Milenial yang Berani Beli Rumah Berhantu

Jangankan hunian, harga satu lokasi parkir saja di Hong Kong memang mahal banget. CNN pernah mengutip satu lahan parkir bisa berharga USD 760 ribu (Rp10,5 miliar) dengan nilai tukar Rp13.900-an.

Satu lahan parkir lebih mahal dari satu unit apartemen? Wow, kalau di Indonesia, malah bisa memiliki apartemen tipe studio senilai Rp500 juta sebanyak 20 unit.

Satu keluarga dengan penghasilan rata-rata harus menabung selama 20-21 tahun untuk membeli hunian di Hong Kong. Catat ya, mereka tidak boleh mengeluarkan uang sepeser pun.

Baca juga: Gara-gara Hantu, Presiden Brasil Kabur dari Istana!

Hong Kong adalah wilayah khusus China. Inggris mengembalikan Hong Kong ke China pada 1997. Hong Kong memiliki sistem pemerintahan dan sistem ekonomi yang berbeda dengan China.

Kota ini menjadi tempat tinggal sejumlah ultra high-net-worth alias orang super kaya di Asia dan dunia. Selain itu, kota ini juga menjadi kota dengan harga properti tertinggi di dunia.

 

Tidak Punya Pilihan, Orang Hong Kong Siap Berteman dengan Hantu

Laman properti Hong Kong, Squarefoot.com.hk mengadakan riset mengenai hal ini. Squarefoot merupakan perusahaan yang juga berada di bawah naungan REA Group Australia, seperti halnya Rumah123.com.

Squarefoot melakukan sigi terhadap 1.001 orang Hong Kong pada awal Mei 2019. Para responden berusia antara 18 hingga 65 tahun.

Sebanyak 54 persen menyatakan mereka ingin membeli sebuah properti yang pernah menjadi lokasi pembunuhan, bunuh diri, atau pernah ada orang mati. Harga murah tentu saja menjadi motivasi membeli.

Rata-rata responden merasa kalau diskon sebesar 37 persen rasanya masuk akal untuk apartemen berhantu. Potongan harga memang paling diinginkan.

Ada tiga persen responden yang punya nyali besar. Mereka tidak keberatan berbagi apartemen dengan arwah orang yang sudah meninggal. Mereka berharap ada diskon hingga 10 persen.

Riset ini juga menemukan kalau hunian berhantu rata-rata menarik perhatian mereka yang berusia di bawah 40 tahun. Sebelumnya, situs properti Realtor.com juga pernah melakukan sigi serupa bahwa generasi milenial di Amerika Serikat tidak takut membeli rumah berhantu tentunya jika harganya murah atau punya fasilitas yang bagus.

Di Hong Kong, hunian berhantu terkait dengan kematian seperti pembunuhan, bunuh diri, dan kematian biasa, pastinya akan mendapatkan diskon besar.

Bagi orang China, ada kepercayaan yang terkait Feng Shui. Mereka percaya bahwa lingkungan eksternal memiliki efek terhadap keberuntungan dan kekayaan orang yang tinggal dalam hunian.

 

Apartemen dengan Kasus Bunuh Diri Pasti Mendapatkan Diskon Besar

Pada 10 Juni 2019, apartemen dengan tiga kamar tidur di Taikoo Shin terjual dengan harga USD 2.300 (Rp32 juta) per kaki persegi. Jika dikonversikan ke meter persegi lebih dari USD 6.900 (Rp96 juta) Sebelumnya, ada pria yang mati setelah melompat dari apartemen ini lima tahun yang lalu.

Harganya hanya sepertiga dari rata-rata harga hunian yang ada di bangunan yang sama. Ada apartemen serupa yang dijual dua pekan sebelumnya.

Sebuah apartemen di New Territories dijual dengan harga hanya 3 juta dollar Hong Kong (Rp5,3 miliar) pada Maret 2019. Harganya 30 persen dari harga rata-rata pasaran. Pemilik apartemen menggantung dirinya dalam hunian ini. .

Pada bulan yang sama, sebuah apartemen di kawasan yang sama, juga terjual dengan harga di bawah pasaran, hanya 10 juta dollar Hong Kong (Rp17,8 miliar). Harganya 30 persen di bawah harga pasaran.

Hunian ini sempat dilelang 10 kali! Penyebabnya sang pemilik yang juga seorang penyanyi lokal melakukan bunuh diri.

Bagikan: 5068 kali