Indonesia lockdown - Rumah123.com Yang harus dilakukan jika Indonesia lockdown karena virus corona benar-benar terjadi - Rumah123.com

Penyebaran virus corona atau COVID-19 di Indonesia terus mengalami kenaikan setiap harinya. 

Bahkan Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperpanjang masa darurat bencana wabah penyakit akibat virus Corona di Indonesia hingga 29 Mei 2020.

Karena hal tersebut, sejumlah pihak mengusulkan Presiden Joko Widodo untuk mempertimbangkan lockdown sebagai upaya untuk mempersempit gerak penyebaran virus.

Lockdown belum dilakukan, tapi pemerintah mulai menghimbau warga untuk social distancing

Walaupun pemerintah pusat belum merasa Indonesia memerlukan lockdown, pemerintah daerah di beberapa wilayah sudah mulai mengimbau warganya untuk melakukan social distancing.

Di mana setiap orang disarankan untuk membatasi melakukan aktivitas di luar rumah, menghindari kegiatan yang melibatkan banyak orang, dan berjaga jarak dengan orang lain.

Kegiatan belajar mengajar, bekerja, dan beribadah pun dipindahkan menjadi di rumah masing-masing selama 2 minggu. 

Persiapkan diri jika lockdown benar-benar terjadi

Meski lockdown belum dilakukan, tak ada salahnya untuk mengetahui hal-hal apa saja yang harus dilakukan jika hal tersebut benar-benar terjadi.

1. Bersih-bersih rumah

Kamu yang terbiasa beraktivitas di luar rumah mungkin hampir jarang melakukan kegiatan bersih-bersih rumah.

Daripada hanya terpaku pada gadget selama berada di rumah, bagaimana jika kamu mulai melakukan kegiatan bersih-bersih rumah?

Tidak hanya melindungi terhadap penyebaran penyakit, hal tersebut juga bisa membuat terkurung di rumah menjadi lebih menyenangkan. 

Menurut penelitian Florida State University & University of Utah, melakukan kegiatan rumah tangga seperti mencuci piring bisa menurunkan 27% rasa gugup dan 25% daya inspiratif. 

Efek yang dihasilkan adalah rasa tenang, sehingga dapat mengurangi emosi negatif dan meningkatkan emosi positif.

Bahkan dilansir dari Inc.com, manfaat dari beres-beres rumah sama dengan meditasi. 

2. Stok snack favoritmu

Mengonsumsi makanan sehat memang penting, tapi bukan berarti kamu harus menyingkirkan semua snack favoritmu.

Kamu juga bisa kok menyetok popcorn, coklat, keju, dan makanan lain yang bisa membuat mood-mu lebih baik.

Bagaimanapun, jika kamu memaksakan diri mengonsumsi makanan yang tak kamu suka, bisa-bisa emosi yang terkumpul adalah emosi negatif. 

Tak masalah kok mengonsumsi snack, asal tak berlebihan dan porsinya seimbang dengan makanan sehat yang dikonsumsi.

3. Jika kamu menerapkan work from home, lakukan dengan tepat

Walaupun pekerjaanmu diselesaikan dari rumah, bukan berarti kamu menjadi tidak produktif. 

Untuk kamu yang belum terbiasa dengan ini, mungkin akan merasa kesulitan karena susah membagi fokus.

Sedikit tips, agar kamu bisa menyelesaikan semua tanggung jawab kantor di rumah, buat suasana rumah seperti kantor.

Bangun di waktu yang sama, mandi dan gunakan pakaian kerja, sehingga otak memberikan sinyal pada tubuh seperti kamu berada di kantor.

4. Baca buku dan tonton film yang belum sempat kamu lihat

Punya buku yang belum sempat kamu baca? Atau daftar film dan serial yang mau ditonton tapi tak jadi-jadi?

Saatnya untuk melakukannya sekarang! Daripada hanya menonton berita untuk melihat pertambahan angka warga yang positif corona, lakukanlah hal tersebut.

Kamu bisa mendapatkan sumber inspirasi baru dengan membaca buku dan menonton film yang berkualitas.

5. Tetap olahraga walaupun di rumah

Terkurung di rumah tak bisa menghentikanmu berolahraga! Kamu bisa kok mencari cara olahraga dari rumah yang tetap efektif untuk menjaga kebugaranmu.

Kamu tak membutuhkan banyak peralatan kok, manfaatkan furniture yang ada di rumah untuk menjadi alat olahragamu. 

Baca juga: Tanpa Alat! Ini Jenis Olahraga Rumahan yang Cepat Turunkan Berat Badan

6. Bicara dengan psikolog via online jika kamu mulai gelisah

Ketika terjadi lockdown, artinya porsi untuk bersosialisasi dengan orang lain juga akan sangat berkurang. 

Bagaimanapun, manusia adalah makhluk sosial. Minim bicara dengan orang lain tak dipungkiri bisa membuat sejumlah orang stres, bahkan hingga depresi.

Jika kamu mulai merasakan gelisah, cari bantuan profesional seperti psikolog untuk mengetahui apa hal terbaik yang bisa dilakukan.

Manfaatkan teknologi untuk bicara dengan mereka. Saat ini sudah banyak layanan psikolog online yang tersedia, bahkan secara gratis.

Bagikan:
10271 kali