Pemilik Rumah Dan Atau Tanah Wajib Membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Setiap Tahunnya (Foto: Rumah123/Realestate.com.au)

Ayo, siapa yang belum membayar PBB (pajak bumi dan bangunan)? Kamu sudah bayar atau malah lupa? Hmm, apa sih yang bakal terjadi kalau kamu terlambat membayarnya?

PBB P2 adalah pajak bumi dan bangunan pedesaaan dan perkotaan. Pajak ini dibebankan kepada wajib pajak yang merupakan pemilik bangunan dan atau tanah. Pajak ini dipungut setiap tahunnya berdasarkan NJOP (nilai jual obyek pajak).

Namun, nggak semua wajib pajak pemilik tanah dan bangunan harus membayar PBB. Sejumlah daerah membebaskan pembayaran. Kalau di Jakarta, tanah dan bangunan yang memiliki NJOP di bawah Rp1 miliar, tidak perlu bayar PBB.

Baca juga: Begini Cara Bayar PBB lewat ATM

Pembayaran PBB P2 di Jakarta paling lambat dibayarkan pada Jumat, 31 Agustus 2018 lalu. Pembayaran bisa dilakukan secara online atau offline. Lantas ada perpanjangan pembayarannya di Bank DKI hingga Jumat, 14 September 2018.

Nah, sekarang sudah awal Oktober 2018 nih, berarti kalau kamu belum bayar PBB P2, maka kamu sudah terlambat membayarnya selama lebih dari satu bulan. Kamu harus segera membayarnya, kalau tidak ingin mendapatkan denda lebih besar.

Jika kamu terlambat membayar PBB P2, kamu akan dikenakan denda 2% dari nilai PBB yang belum dibayarkan. Jangan salah ya, besarnya 2% per bulan!

Baca juga: Pangkas PBB dan BPHTB, Investor pun Berdatangan, Tul Ga?

Hal ini berdasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 78/PMK.03/2016 mengenai besaran denda membayar pajak. Jadi kamu harus membayar pajak sesuai yang tertera dalam surat tagihan pajak (STP) ditambah administrasi sebesar 2%.

Denda administrasi tersebut dihitung dari waktu jatuh tempo sampai dengan tanggal pembayaran untuk jangka waktu paling lama 24 bulan. PBB yang terutang harus dilunasi paling lambat satu tahun sejak diterimanya surat tagihan pajak oleh wajib pajak.

Nah, buat kamu pemilik properti dan tanah truz belum bayar PBB, buruan deh bayar secepatnya supaya denda nggak semakin banyak.

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Bebaskan Denda PBB, Manfaatkan!

Bagikan: 1647 kali