Gempa dan Tsunami Terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah Pada Jumat (28/09/2018) (Foto: Rumah123/The Indian Express)

Gempa kembali mengguncang wilayah Indonesia. Gempa berkekuatan 7,7 skala Richter mengguncang Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/09/2018). Gempa ini juga mengakibatkan tsunami. Nah, saatnya kamu selalu mengingat mitigasi bencana.

Bencana alam ini terjadi pada pukul 17.02 WIB. Pusat gempa berada di arah Timur Laut Donggala sejauh 27 km dan berada di kedalaman 10 km.

Tidak lama setelah gempa berkekuatan besar tersebut, Palu dan Donggala dilanda tsunami. Hingga Senin (01/10/2018) pagi, korban sudah mencapai lebih dari 1.200 orang.

Baca juga: Tips Mitigasi Bencana: Bagaimana Mengatasi Trauma Pasca Gempa

Gempa dan tsunami mengakibatkan kerusakan berat di Palu dan Donggala. By the way, Palu merupakan ibu kota provinsi Sulawesi Tengah, sedangkan Donggala adalah ibu kota kabupaten bernama sama dan merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Tengah.

Bencana gempa ini hanya berselang kurang lebih dua bulan setelah gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gempa mengguncang Lombok pada Minggu, 29 Juli 2018.

Indonesia memang rawan bencana alam terutama gempa bumi baik tektonik (pergeseran lempeng Bumi) atau vulkanik (akibat gunung meletus). Kebetulan Indonesia berada di jalur ring of fire alias jalur lempeng besar dunia yaitu lempeng Pasifik.

Baca juga:  Tips Tsunami: Ini yang Mesti Kamu Lakukan Saat Terjadi Tsunami

Lantaran itu juga, kamu harus paham mitigasi bencana terutama saat gempa bumi dan tsunami terjadi. Kamu harus paham apa yang dilakukan saat gempa terjadi.

Saat terjadi gempa, kamu nggak boleh panik. Kamu harus segera ke luar dari bangunan agar tidak tertimpa. Jika tidak bisa, kamu bisa berlindung di bawah meja. Pilihan lainnya adalah berlindung dekat lemari atau di bawah kusen pintu sehingga saat ada yang runtuh, kamu masih bisa selamat.

Usahakan jangan panik. Dengan begitu, kamu bisa menyelamatkan diri sendiri dan juga menolong orang-orang terdekat kamu.

Baca juga:  Bangunan Berbentuk Kubah Ternyata Memang Tahan Gempa

Saat kamu berada di tepi pantai atau dekat laut saat gempa, usahakan segera menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi. Tentunya kamu harus bersiap untuk kemungkinan tsunami.

Tsunami biasanya terjadi tidak lama setelah gempa. Ada jeda waktu untuk kamu menyelamatkan diri dan menolong orang lain. Kamu bisa mencari perbukitan, shelter penyelamatan, dan lainnya untuk berlindung dari tsunami.

Jangan sepelekan mitigasi bencana ya. Kamu nggak pernah tahu kapan bencana alam datang. Jika kamu tahu cara menyelamatkan diri, percaya deh kamu nggak bakal nyesal.

Baca juga:  Material Bangunan yang Ga Keren Tapi Dijamin Tahan Gempa

Bagikan: 1638 kali