Penyebab gula darah tinggi bukan hanya karena makanan manis. Kenali penyebab lainnya dan juga gejala serta cara alami untuk menurunkannya!

penyebab gula darah tinggi - Rumah123.com Salah satu penyebab gula darah tinggi adalah malas bergerak - Rumah123.com

Penyakit diabetes adalah penyakit yang tak bisa disembuhkan.

Supaya tidak kambuh, penderita diabetes harus mengontrol kadar gula darah dalam tubuh.

Namun, tak jarang penderita diabetes mengalami kenaikan kadar gula darah.

Hal ini tentu berbahaya, karena bisa memicu serangan jantung, infeksi yang cukup parah, stres berat, bahkan stroke.

Penyebab kadar gula darah tinggi pun sangat beragam. 

Tak melulu dipengaruhi oleh makanan manis yang masuk ke dalam tubuh, kebiasaan sehari-hari pun bisa menjadi pemicu.

Sayangnya, penyebab gula darah tinggi yang datang dari aktivitas sehari-hari kerap tidak disadari.

Sebab, masih banyak orang yang berasumsi bahwa kadar gula tinggi hanya disebabkan konsumsi makanan manis yang berlebihan.

Sehingga faktor-faktor lainnya dilupakan, padahal cukup sering dilakukan.

Maka dari itu, sangat penting untuk mengetahui serba serbi gula darah tinggi. Mulai dari gejala, penyebab, dan cara mengatasinya.

Yuk, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini!

12 gejala yang sering muncul ketika gula darah naik 

Pada sebagian orang, gula darah yang meningkat tidak menimbulkan gejala apa pun.

Ketika mengalami gejala-gejala di bawah ini, kamu bisa segera mengukur kadar gula darah untuk berjaga-jaga.

1. Nafsu makan bertambah dari berat badan menurun

2. Mulut terasa kering dan sering merasa haus

3. Terus menerus buang air kecil

4. Merasa cepat lelah dan lamban bekerja

5. Susah konsentrasi

6. Penglihatan kabur dan buram

7. Luka di tubuh sulit sembuh

8. Sering mengalami sakit kepala

9. Kulit terasa kering dan gatal

10. Sering kesemutan

11. Sering nyeri di bagian perut

12. Mudah terkena sariawan.

Itu dia gejala yang muncul ketika gula darah dalam tubuh naik. Perlu diketahui bahwa bukan hanya penderita diabetes saja yang bisa mengalaminya.

Gula darah yang naik juga bisa dialami oleh orang tanpa riwayat diabetes.

Jika gejala-gejala tersebut tidak ditangani dengan tepat, bisa-bisa dampaknya akan berbahaya bagi tubuh.

9 penyebab gula darah tinggi, bukan cuma karena makanan manis

Gejala-gejala di atas bisa hadir bukan hanya ketika kamu mengonsumsi makanan manis secara berlebihan.

Faktanya, kebiasaan sehari-hari seperti di bawah ini pun bisa menjadi penyebab gula darah tinggi.

1. Mengonsumsi minuman dengan gula buatan

Hasil penelitian yang dipublikasikan di The Journal Nature pada tahun 2014 melaporkan bahwa konsumsi minuman dengan gula buatan yang berlabel ‘nol kalori’ pada orang sehat (bukan penderita diabetes), dapat menyebabkan intoleransi glukosa, peningkatan kadar gula darah, dan berisiko mengalami diabetes mellitus tipe 2.

Inilah kenapa sebaiknya penderita diabetes lebih sering mengonsumsi air mineral atau air putih biasa dibandingkan dengan berbagai minuman yang memiliki rasa dan berkalori.

Baik minuman tersebut tertulis mengandung gula buatan, atau bahkan yang sudah menggunakan label “sugar free”. 

2. Malas bergerak

Di kehidupan yang serba canggih ini, segala kebutuhan bisa terpenuhi dengan mudah tanpa kamu perlu banyak bergerak. 

Ketika mau membeli barang, kamu tak perlu pergi ke toko. Cukup membelinya online, maka barang datang langsung di depan rumah.

Padahal, tubuh yang tidak digerakkan bisa menyebabkan resistensi insulin, yang merupakan faktor penyebab diabetes melitus.

Apalagi jika kebiasaan ini dilakukan dengan kebiasaan tak sehat lainnya seperti merokok dan minum alkohol.

4. Pola tidur yang tidak benar

Menurut hasil riset yang dilakukan oleh University of Chicago, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis sehingga risiko diabetes meningkat.

The National Sleep Foundation (NSF) juga mengungkapkan bahwa ketika tidur, terjadi penurunan hormon kortisol dan  aktivitas sistem saraf yang dapat menjaga regulasi kadar gula darah dalam tubuh.

Buruknya pola tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu rasa lapar. 

Ketika lapar, nafsu makan meningkat dan tak menutup kemungkinan orang tersebut akan mengonsumsi makanan berkalori tinggi, sehingga kadar gula pun naik. 

Inilah kenapa kamu harus tidur secara teratur, dan tidak kurang dari 6 jam hingga 8 jam sendiri. 

5. Terlalu sering menggunakan obat kumur

Penelitian dari British Dental Journal pada tahun 2018 mengungkapkan bahwa kebiasaan pakai obat kumur 2 kali sehari dilaporkan meningkatkan risiko diabetes hingga 50 persen.

Hal ini disebabkan oleh bahan kimia yang terkandung dalam obat kumur. Kandungannya dapat menghancurkan bakteri baik di dalam mulut yaitu nitrat monoksida, yang dibutuhkan tubuh untuk mengatur produksi insulin. 

Apabila dibiarkan terus-terusan, hal ini bisa menyebabkan resistensi insulin, yang menjadi faktor penyebab terjadinya diabetes.

6. Mengonsumsi obat-obatan

Terdapat sejumlah obat-obatan tertentu yang bisa memicu peningkatan kadar gula darah dalam tubuh.

Obat-obatan tersebut misalnya seperti obat antidepresan, steroid, obat asma, obat autoimun, dan pil KB. 

Jika kamu adalah penderita diabetes dan memiliki penyakit lain, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. 

7. Sering melewatkan sarapan

Dilansir dari Tempo.co, terlambat sarapan merupakan faktor risiko baru yang berkaitan dengan tingginya indeks massa tubuh pada penderita diabetes tipe 2. 

Studi yang dilakukan Sirimon Reutrakul, profesor endokrinologi, diabetes, dan metabolisme di College of Medicine di University of Illinois, Chicago, menunjukkan bahwa pergeseran jam biologis dapat mengganggu metabolisme energi dan ini terjadi ketika tubuh tidak merespons insulin dengan baik. 

Cara menurunkan gula darah dengan alami

Hal-hal di atas merupakan penyebab gula darah tinggi yang kerap terjadi dan seringkali tidak disadari.

Untuk menurunkan gula darah secara alami, gunakan sejumlah cara berikut:

- Mengurangi asupan gula - Memperbanyak konsumsi ikan - Olahraga teratur - Istirahat yang cukup - Mengonsumsi alpukat - Mengonsumsi kakao

Bagikan:
1545 kali