jalan umum ditutup

Seorang warga di Pekanbaru, Riau menutup akses jalan umum di perumahan warga. 

Jalan umum itu diketahui berada di perumahan warga RT 001 RW 001, Keluragan Penghentian Mapoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau. 

Akses jalan umum tersebut ditutup tembok 2,5 meter oleh salah seorang warga setempat bernama Nur Sayuti. 

Ia beralasan bahwa lahan yang digunakan sebagai akses jalan umum itu adalah miliknya. 

Sudah Diaspal Sejak 13 Tahun Lalu

Dilansir Kompas.com, Ketua RW 001 Rahmat membenarkan kejadian itu. 

Penutupan jalan yang dilakukan Sayuti tersebut sudah dilakukan sejak 14 April 2021.

"Kata dia itu tanah milik istrinya bernama Dian Sukma bertugas di Sekwan DPRD Kota Pekanbaru. Bapak Sayuti itu pensiunan Bea Cukai. Jalan ditutup sudah 4 hari dengan dipasang batu bata," ujar Rahmat seperti yang dilansir dari Kompas.com. 

Sementara, akses jalan tersebut sebenarnya sudah diaspal sejak 13 tahun lalu. 

Bahkan, selama ini tidak ada permasalahan ketika dijadikan sebagai jalan umum. 

Gara-gara Dipasang Lampu Merah dan Diklason Pengendara

Sikap Nur Sayuti berubah setelah melihat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru.

Pemasangan lampu merah di perempatan jalan disebut dilakukan tanpa izin beberapa waktu lalu. 

Selain itu, Sayuti juga pernah mendapatkan pengalaman buruk ketika keluar dari rumah dengan mobil. 

Saat sedang memundurkan mobilnya ke arah jalan, ia tiba-tiba diklakson pengendara lain. 

Hal itu ternyata membuat Sayuti tersinggung dan marah hingga membuatnya membangun tembok dengan batu bata.   

"Waktu itu dia marah-marah diklakson hingga terjadi macet. Dia bilang ini tanah saya, jalan saya, kamu mau apa, katanya ke pengendara lain. Kata pengendara yang melintas, kalau itu tanah bapak tutup saja jalannya. Rupanya memang dibuktikan dan ditutupnya jalan," cerita Rahmat.

Warga Pengguna Jalan Harus Berputar Balik

Menyikapi kasus itu, pihak kelurahan dan kepolisian akan segera memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan. 

Banyak warga yang mengeluh dengan penutupan tembok 2,5 meter di jalan umum tersebut.

Hal itu membuat banyak pengguna jalan yang akhirnya putar balik saat melewati jalan tersebut. 

Padahal, akses jalan itu merupakan salah satu akses warga menuju jalan lintas Sumatera. 

"Saya kaget kok jalannya ditutup. Saya terpaksa balik lagi," ujar warga pengguna jalan, Wawan dilansir dari Kompas.com. 

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Menaggia Village hanya di www.rumah123.com.

Bagikan:
1525 kali