Lalu-lintas DKI Jakarta. AFP PHOTO/Bay ISMOYO (Photo credit should read BAY ISMOYO/AFP/Getty Images)
 

Kebijakan ganjil-genap di DKI Jakarta bakal dilanjutkan kayaknya. Pasalnya, banyak pihak yang mengusulkan begitu. Evaluasi dan diskusi kelompok para ahli juga mengusulkan agar kebijakan ganjil-genap diteruskan.

Dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta, para ahli membahas kebijakan genajil-genap pasca-Asian Games 2018 ini. Mereka setuju kalau ganjil-genap dilanjutkan. Faktanya, ganjil-genap ternyata berdampak positif pada banyak hal.

"Peserta FGD yang terdiri dari berbagai institusi serta pakar-pakar transportasi pada dasarnya sangat mengapresiasi keberhasilan kebijakan ganjil-genap yang dicapai dan setuju untuk dilanjutkan," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Andri Yansyah, seperti dikutip Kompas.com, Jumat (31-8-2018).

Baca juga: Perluasan Kawasan Ganjil-Genap 15 Jam Sehari, Tunda Beli Mobil Ah!

Menurut Andri, kajian para ahli tersebut menyebutkan:

Pertama, ada peningkatan kecepatan arus lalu-lintas 37% di jalan-jalan yang berlaku ganjil-genap. Waktu tempuh di jalan raya yang biasanya lama mengalami penurunan sampai 23%. Sedangkan kecepatan di 106 jalan prioritas DKI Jakarta mengalami peningkatan 26%.

Kedua, ada penurunan kecelakaan lalu-lintas. Kecelakaan fatal menurun hingga 20% dan pelanggaran ganjil-genap turun 10%.

Ketiga, adanya peningkatan angkutan umum. Penumpang bus Transjakarta naik 40%, bus PPD naik 29%, dan bus Sinar Jaya naik 6%.

Keempat, adanya peningkatan kualitas udara Jakarta. Di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, terjadi penurunan konsentrasi CO (karbonmonoksida) 1,7%, konsentrasi NO turun 14,7%, dan konsentrasi THC turun 1,37%. Perbaikan kualitas udara juga terjadi di kawasan Kelapa Gading yang mengalami penurunan konsentrasi CO sebesar 1,15%, konsentrasi NO turun 7,03%, dan NO2 turun 2,01%.

Baca juga: Sistem Ganjil-Genap Berlaku Makin Lama, Tetep Pengen Punya Mobil?

Andri juga menyampaikan, ada yang mengusulkan peniadaan ganjil-genap pada akhir pekan. "(Ada usulan) pada hari Senin sampai Jumat dan tidak diberlakukan pada hari Sabtu, Minggu, dan libur nasional," kata Andri.

Ada juga usulan terkait waktu penerapannya. Ada usulan ganjil-genap diberlakukan pukul 06.00-21.00 WIB, pukul 06.00-20.00 WIB, atau diberlakukan pada pukul 06.00-10.00 WIB dan dilanjutkan pukul 16.00-21.00 WIB.

Baca juga: Bagaimana Rasanya Tinggal di Kota Tanpa Mobil?

Ada usulan kebijakan ganjil-genap tetap diberlakukan pada ruas jalan yang sama, kecuali di Jalan Metro Pondok Indah dan Jalan Benyamin Sueb. Adapun, sebelumnya kebijakan ganjil-genap diterapkan di sejumlah jalan arteri Jakarta selama Asian Games berlangsung, yakni 18 Agustus hingga 2 September 2018, dan berlaku 15 jam per hari. Penerapannya dilakukan beberapa minggu sebelum perhelatan akbar itu mulai.

"Peserta FGD yang terdiri atas berbagai institusi serta pakar-pakar transportasi pada dasarnya sangat mengapresiasi keberhasilan kebijakan ganjil genap yang dicapai dan setuju untuk dilanjutkan," kata Andri.

Bagikan: 547 kali