Ilustrasi (Rumah123/Apartment Therapy)

Hal biasa kalau kamu berganti asisten rumah tangga (ART) setiap tahunnya. Usai Lebaran, ART bisa saja tidak kembali dan kamu harus mencari yang baru.

Kamu harus mencarinya ke yayasan penyalur pembantu atau bertanya kepada keluarga atau sahabat. Setelah mendapatkan ART baru, masalah lain menghantui kamu.

Baca juga: Begini Beresin Rumah Jadi Kegiatan yang Asyik

Mbak yang baru tentunya membuat kamu was was, khawatir, dan lainnya. Kira-kira dia bisa dipercaya nggak ya untuk mengurus rumah dan mengasuh anak-anak?

Kamu nggak usah bingung untuk mencari tahu. Banyak cara untuk mengetahui identitas dan perilaku ART baru.

Baca juga: Ga Usah Panik Kalau ART Mudik

Pertama, meminta identitas. Tentunya ART memiliki kartu tanda penduduk (KTP) dong. Kamu bisa meminta ART untuk menunjukkan KTP asli sekaligus menyimpan foto kopinya.

Jangan lupa untuk meminta nomor telepon. Nggak mungkin ART tidak memiliki smartphone, apalagi sekarang ART suka bertanya apa password wi-fi rumah kamu sebelum bekerja.

Baca juga: Wah, ART Belum Balik? Ah, Biasa Aja Dong

Kedua, berteman di sosial media. Coba deh untuk berkawan dengan ART di sosial medianya seperti Facebook atau Instagram. By the way, ART zaman now memang gaul lho.

Kamu bisa melihat aktivitas ART sehari-hari seperti apa. Jangan mempermasalahkan aktivitas media sosialnya selama masih positif dan tidak melalaikan tanggung jawabnya dalam mengurus rumah dan mengasuh anak-anak.

Baca juga: Begini Caranya Supaya Si Mbak Balik Lagi Setelah Lebaran

Ketiga, memasang CCTV. Sebagai pencegahan, nggak ada salahnya kamu memasang kamera CCTV di ruang keluarga dan kamar anak serta beberapa lokasi lainnya di rumah.

Kamu bisa memantau ART saat mengurus rumah atau mengasuh anak, tentunya hanya mengakses via smartphone. Jadi kamu nggak perlu khawatir lagi saat bekerja di kantor.

Baca juga: Ga Usah Drama Kalo Mesti Cari Mbak yang Baru

Keempat, melakukan tes kejujuran. Banyak orang yang sengaja melakukan tes kejujuran dengan sengaja meninggalkan uang dalam saku celana atau baju yang akan dicuci. Jumlahnya tidak perlu banyak, cukup Rp10.000 atau Rp20.000.

Jika ART memberitahu kalau ada sejumlah uang tertinggal dalam pakaian yang dicuci, berarti dia lulus ujian. Lakukan beberapa kali secara berkala untuk menguji kejujuran ART.

Bagikan: 715 kali