Green Office Park di BSD City. iOS Developers Academy by Apple berdiri di area seluas 1.562 meter persegi di area ini, tepatnya di gedung GOP 9. (Foto: Rumah123/Sinar Mas Land)

Pernah punya mimpi tinggal di Sillicon Valley? Ya, betul itu di amerika serikat, orang sering juga nyebutnya Bay Area. Di wilayah ini jawara-jawara dunia digital macam Steve Jobs dan Bill Gates memulai debutnya. Perusahaan digital ikonik Apple identik dengan sosok Steve Jobs. Nah, si Apple ini memilih Bumi Serpong Damai (BSD) City sebagai ‘sarang’nya di Indonesia degan nama Apple iOS Developer Academy. Merupakan akademi ketiganya di seluruh dunia ini, setelah Brazil dan Italia.

Tujuan akademi tersebut gak nanggung-nanggung, yakni menghasilkan world-class iOS developer dari Indonesia, yang mampu membuat aplikasi yang tidak hanya berskala internasional, tapi juga berkontribusi bagi nilai ekspor Indonesia.

Baca juga: Sinar Mas Land Bangun Digital Hub, Wadah Komunitas Digital

Hebatnya, akademi milik Apple pertama di Asia ini akan menampung 200 pengembang aplikasi setiap tahunnya. Alasan Apple memilih Indonesia karena di matanya Indonesia punya potensi sumber daya manusia untuk menjadi tech-preneur, software engineer, dan inovator lainnya.

iOS Developers Academy by Apple ini berdiri di area seluas 1.562 meter persegi di BSD Green Office Park, tepatnya di gedung GOP 9. Saat ini, sejumlah perusahaan di bidang IT dan perusahaan multinasional hadir di BSD City, yakni Huawei, Unilever, Sale Stock, Dimension Data, Ev-hive, Orami, Qlue, 99.co, Juniper Networks, dan Pure Storage.

Peresmian iOS Developers Academy by Apple di BSD Green Office Park, di gedung GOP 9, pada Senin (7-5-2018), hadir Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Foto: Rumah123/Dok. Sinar Mas Land
 

Dalam acara peresmian akademi tersebut, Senin (7-5-2018), hadir Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, dan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara. Airlangga mengatakan, langkah ini sangat mendukung program “Industry 4.0” yang merupakan perkembangan industri generasi ke-4 yang berbasis internet dan digital yang sedang dicanangkan pemerintah.

“Jika kita membicarakan tentang digital ekonomi, kita akan mengenal 4B yaitu pertama Bay Area alias Silicon Valley, kedua Beijing, ketiga Bangalore, dan B keempat yang kita harapkan semua adalah BSD City,” kata Rudiantara.

Sebagai Ikon dunia, kehadiran Apple tentunya akan semakin memperkaya ekosistem teknologi dan digital di BSD City. “Kami yakin bahwa akademi ini dapat mencetak para techpreneurs dan inovator-inovator baru di bawah bimbingan Apple. Digital Hub sebagai wadah bertemunya pelaku bisnis digital dan kreatif akan menjadi ekosistem yang baik untuk para techpreneurs mengembangkan ide, berkolaborasi, dan juga mendirikan perusahan startup yang dapat berkembang,” kata Group CEO Sinar Mas Land, Michael Widjaja, dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: Digital Hub BSD City, Silicon Valley-nya Indonesia Mulai Dibangun

Kamu gak rugi deh beli hunian di Kota Mandiri BSD City yang sedang gencar menghadirkan fasilitas dan infrastruktur berbasis teknologi. Kota Satelit ini sedang giat merealisasikan BSD City sebagai “The First Integrated Smart Digital City”. Kota Digital yang seperti ini didukung oleh sistem, fasilitas, infrastruktur teknologi, dan digital untuk memudahkan penghuni berkegiatan sehari-harinya.

Keberadaan infrastruktur jaringan fiber optic semakin memperkuat keunggulan BSD City karena didukung akses internet dan kecepatan pengiriman data, high resiliencies fiber backbone, keterbukaan akses untuk fleksibilitas, hingga kesiapan pelayanan cloud kelas dunia. Dimulai dengan penyediaan aplikasi mobile yang terintegrasi dan dapat diakses seluruh warga BSD City. Aplikasi tersebut berupa e-wallet, community platform, loyalty programs, dan business performance management solutions.

Nah, pindah ajalah kamu ke sini!

 

Bagikan: 1253 kali