Bosan dengan tampilan rumah yang begitu saja? Buat suasana baru di rumah dengan mengganti wallpaper dinding yuk! Tak perlu mahal apalagi sampai memanggil bantuan tukang. Cukup aplikasikan cara memasang wallpaper dinding sendiri berikut ini.

cara memasang wallpaper dinding - Rumah123.com Ketahui cara memasang wallpaper dinding ini, dan aplikasikan untuk membuat suasana baru di rumah - Rumah123.com

Wabah COVID-19 membuat pemerintah mengimbau masyarakat untuk kerja, belajar, dan ibadah dari rumah.

Setelah aturan tersebut berjalan selama beberapa hari, tak dipungkiri rasa bosan bisa saja menghampiri.

Nah, mengingat kita tidak bisa berbuat apa-apa selain diam di rumah, maka saatnya untuk memutar otak. 

Jika rasa bosan di rumah mulai muncul, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengubah tampilan rumah.

Tak perlu bermodal besar sampai renovasi rumah besar-besaran.

Cukup dengan cara mudah dan sederhana, yaitu mengganti wallpaper dinding.

Supaya tak perlu menambah biaya pemasangan karena harus memanggil jasa tukang, sebaiknya kamu pasang sendiri rumah.

Bagaimana cara memasang wallpaper dinding sendiri di rumah? Ini dia panduan lengkapnya!

Sebelum mengetahui cara memasang wallpaper dinding sendiri, siapkan dulu peralatan ini!

1. Lembaran wallpaper

Jelas, wallpaper menjadi elemen utama yang kamu butuhkan di sini. Tapi, pastikan wallpaper yang kamu beli cukup untuk menutupi ruangan yang ingin kamu ubah.

Untuk memastikan kamu membelinya dengan pas, ukur lebar dan tinggi dinding ruangan terlebih dahulu.

Hitung menggunakan ‘wallpaper calculator’, situs atau aplikasi yang bisa kamu temukan secara online.

Di dalam situs tersebut, kamu cukup memasukkan data seputar ukuran ruangan (biasanya yang diminta adalah panjang, lebar, dan tinggi).

Nantinya, kalkulator tersebut akan menghasilkan jumlah lembar gulungan wallpaper yang kamu butuhkan. 

2. Lem khusus pasang wallpaper

Saat memasang wallpaper, kamu tentunya membutuhkan perekat untuk menempelkan lembaran yang sudah dibeli ke dinding.

Tak bisa menggunakan sembarang lem, kamu harus memakai lem khusus pasang wallpaper.

Lem ini banyak tersedia di toko wallpaper atau toko bahan bangunan tertentu. 

Biasanya, lem yang digunakan khusus sebagai perekat untuk wallpaper dinding berbentuk serbuk putih yang terbuat dari serat kayu khusus yang diolah dengan teknologi tinggi. 

Lem ini cukup kuat untuk merekatkan wallpaper pada dinding tembok plasteran, gypsum, atau pun triplek. 

Karena pada umumnya lem ini dijual dalam bentuk serbuk, maka lem tersebut harus diolah terlebih dahulu. 

Caranya gampang kok, campur serbuk lem dengan air bersih, sesuaikan takarannya dengan aturan pakai yang tertera pada kemasan lem serbuk tersebut.

3. Roller cat

Kuas aplikasi wallpaper juga tak kalah penting untuk mengaplikasikan lem ke wallpaper sebelum merekatkannya ke dinding.

Supaya lebih mudah dalam mengaplikasikannya, dan juga supaya tidak berantakan, gunakan roller cat dinding.

4. Cutter, gunting, tali ukur, pensil, tangga/kursi

Baik itu cutter atau gunting, kamu membutuhkan keduanya untuk memotong wallpaper. 

Cutter memang lebih mudah, tetapi hasil potongan gunting lebih baik untuk wallpaper yang lembek karena lem. 

Kamu juga membutuhkan gunting untuk memotong kertas dari gulungan.

Selain itu, kamu juga akan membutuhkan tali ukur dan pensil, serta tangga atau kursi.

Baca juga: Jenis-Jenis Batu Alam yang Bagus untuk Dinding

Cara memasang wallpaper dinding dari awal

1. Bersihkan dinding terlebih dahulu

Pastikan semua dinding bersih dan kering serta bebas dari kotoran dan sarang laba-laba. 

Lepaskan semua paku atau sekrup dengan tang. Isi lubang bekas paku atau sekrup dengan dempul tembok (kamu bisa mendapatkannya di toko bahan bangunan).

Amplas dempul sampai lubang tertutup sebelum kamu menempel wallpaper, sehingga tidak menyebabkan benjolan di bawah lembaran wallpaper.

Jika ada 'area bermasalah' seperti dinding lembab, pastikan kamu telah menyelesaikan masalah ini sebelum memasang wallpaper.

2. Mulai dengan dinding yang paling mudah ditempel

Pilih area dinding yang paling mudah untuk ditempel, misalnya yang tidak memiliki sakelar atau soket. 

Jika memungkinkan, mulailah di daerah yang mungkin tidak terlalu terlihat ketika selesai atau dinding yang akan ditutupi furnitur nantinya.

Dengan cara ini, jika terdapat satu atau dua strip wallpaper yang gagal atau tidak sempurna ketika ditempel, hasilnya tak terlihat begitu signifikan.

Baca juga: Bosan dengan Monokrom? Ini 5 Warna Cat Rumah Minimalis Colorful yang Bisa Dipilih

3. Ukur panjang dinding yang akan dipasang wallpaper

Ukur panjang dinding yang perlu dipasang wallpaper, kemudian berikan jarak sekitar 20 cm (berikan kelonggaran di bagian atas dan bawah untuk antisipasi dinding miring atau pengukuran yang tidak tepat). 

Buka gulungan kertas wallpaper di atas meja, lalu gunakan tali ukur dan pensil, buat tanda di bagian belakang kertas yang perlu dipotong. 

Lipat kertas, pastikan kertasnya berjejer di ujungnya, dan potong kertas pertama yang akan ditempel ke dinding.

Tandai garis vertikal lurus di dinding, jangan berpatokan pada kusen pintu atau langit-langit atau pinggir dinding, karena seringkali hasilnya akan menjadi sedikit miring. 

4. Tempel wallpaper yang telah diukur dan dipotong

Setelah mengukur dan memotong kertas wallpaper sesuai dinding, saatnya untuk menempel wallpaper tersebut menggunakan lem.

Bagian yang harus dilem adalah lembaran wallpaper. Tempelkan lem menggunakan roller cat. Hindari untuk mengelem dinding karena nantinya akan terdapat lem yang membekas. 

Gunakan bantuan kain bekas, dorong kertas sejauh mungkin ke celah di mana kertas memenuhi langit-langit dan pinggir dinding.

Apabila terdapat kertas yang berlebih, berikan garis samar yang bertindak menjadi tanda untuk dipotong kelebihannya.

Jika hasilnya tidak sempurna, jangan khawatir. Lepas wallpaper dengan hati-hati, lalu aplikasikan sekali lagi.

Ingatlah untuk menempelkan lem dengan lembut agar tidak menimbulkan lipatan pada kertas. 

Jika sudah tertempel dengan sempurna, gunakan kembali kain untuk merapikan bagian ujung-ujungnya. 

5. Potong kertas yang berlebih

Kamu bisa langsung memotong garis lekukan yang berlebih, atau gunakan penggaris sebagai penahan, dan potong menggunakan cutter.

Jika menurutmu cara ini terlalu susah, potong menggunakan gunting dengan berhati-hati. 

Sudah mengaplikasikan cara memasang wallpaper dinding? Ini tips dan trik agar hasilnya maksimal

Tips untuk mencocokkan pola

Menempel lembar wallpaper kedua akan lebih sulit daripada yang pertama karena kamu tidak bisa hanya mengukur dan menempelkannya.

Kamu juga harus menyesuaikan pola dan menyesuaikan pola wallpaper yang telah ditempel sebelumnya.

Tipsnya, ambil dan buka seluruh gulungan wallpaper, lihat bagaimana polanya bertemu. 

Jika ada banyak kertas berlebih di bagian atas, buat tanda sehingga kamu bisa memotong apa yang tidak diperlukan. 

Pastikan lembar wallpaper kedua memiliki kelebihan di bagian atas gulungan, dan juga berikan 10 cm ekstra di bagian bawah.

Jangan biarkan lembar wallpaper tumpang tindih karena ini akan menyebabkan kesalahan pada pola dan wallpaper terlihat 'terangkat' ke dinding.

Tips jika terdapat gelembung di tengah-tengah

Hindari gelembung udara masuk ke dalam lembaran wallpaper dengan menggosok halus lembaran wallpaper ke dinding menggunakan kain. 

Jika gelembung yang muncul terlalu banyak, lepaskan sebagian wallpaper dari dinding, kemudian gosok lagi ke arah tepi kertas. 

Tips jika terdapat bagian wallpaper yang mengelupas

Tepi yang mengelupas merupakan tanda bahwa tidak ada cukup lem yang menempel di tepi kertas. 

Tambahkan sedikit lem di ujung jari, lalu ratakan kembali kertas dengan kain.

Bagikan:
4219 kali