Ilustrasi Rumah Sederhana (Rumah123/iStockphoto)

Berapa kali kamu pindah rumah saat masih tinggal bersama orang tua? Mungkin nggak pernah. Biasanya, orang Indonesia jarang pindah rumah.

Saat kamu masih tinggal bersama orang tua, maka rumah orang tua ini sudah dimiliki sejak mereka menikah. Biasanya kamu baru pindah ke kuliah ke luar kota atau ke luar negeri, atau ketika kamu menikah.

Baca juga: Kawasan Sub Urban Lebih Hidup Karena Pengaruh Milenial, Beneran Lho

Orang yang berpindah biasanya sih para “kontraktor” alias mereka yang mengontrak. Atau lantaran pekerjaan, mereka berpindah dari satu kota ke kota lainnya.

Berbeda halnya dengan orang Australia. Mereka sudah terbiasa pindah rumah 5-6 kali. Mereka membeli properti pertama, lantas up grade ke properti kedua.

Baca juga: Jalan-jalan atau Tinggal di Mars ya? Ini Dia Pilihan Kekinian Buat Generasi Milenial

Kalau memiliki penghasilan lebih atau dana lebih banyak, orang Australia memilih pindah rumah. Hal ini diungkapkan oleh Country General Manager Rumah123, Ignatius Untung usai pembukaan Festival Properti Indonesia 2017 beberapa waktu lalu.

Situs properti nomor 1 di Indonesia, Rumah123 kembali menyelenggarakan Festival Properti Indonesia. Rumah123 merupakan bagian dari REA Group Australia.

Baca juga: Siapa Bilang Generasi Milenial Susah Punya DP Rumah?

Festival Properti Indonesia 2017 dilangsungkan di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan pada 14-19 November.

Untung sedang mengulas generasi milenial yang masih belum memikirkan membeli properti. Kaum milenial masih banyak yang ingin tinggal di Jakarta, namun apa daya kalau harga properti di ibu kota sudah melambung tinggi.

Baca juga: 5 Kemampuan yang Harus Dimiliki Milenial Saat Punya Hunian

“Nggak ada hunian yang ideal. Solusinya cari rumah yang murah dulu. Banyak properti yang harganya terjangkau,” ujar Untung kepada Rumah123.

Kalau menunggu gaji cukup untuk membeli hunian yang ideal, hal itu sangat sulit karena kecepatan naiknya harga properti sulit untuk disamai dengan kecepatan naik gaji. Iya, nggak?

Baca juga: Tinggal dan Dibayar Rp31 Juta Per Bulan? Ini Tawaran Menarik Bagi Kaum Milenial

Untung memberikan solusi sederhana. Bagi kaum milenial, kamu hanya perlu membeli hunian yang cicilannya masih terjangkau oleh gaji. Jangan lupa untuk mencari hunian yang memiliki akses angkutan umum biar irit ongkos ke kantor.

Kalau kamu masih lajang, nggak masalah kalau kamu menghabiskan separuh gaji untuk membeli properti. Ketimbang kamu boros dengan menyewa kamar kos, mendingan kamu memaksa untuk mencicil. Biasanya sih kamu bakal ngos-ngosan saat mencicil properti pada 2-3 tahun pertama.

Baca juga: Milenial Sampe Lansia Ga Takut Beli Rumah Berhantu

Namun, seiring perjalanan waktu, karier kamu pastinya meningkat, kamu bisa memiliki pendapatan yang lebih besar lagi. Mungkin juga kamu sudah menikah sehingga memiliki joint income sehingga pembayaran cicilan lebih mudah.

Kalau kamu menikah, mungkin hunian yang kamu miliki tidak sesuai dengan kebutuhan keluarga. Rumah atau apartemen terlalu kecil, nah karena kamu sudah memiliki dana lebih, jual saja properti yang ada dan kamu membeli yang baru.

Bagikan: 3028 kali