Ilustrasi Verde yang Dikembangkan oleh Farpoint. Farpoint dan Tokyo Tatemono Menjalin Kerja Sama Membangun Apartemen di Jakarta Selatan (Foto: Rumah123/Verde.co.id)

Farpoint dan Tokyo Tatemono mengungkapkan kerja sama dengan skema joint venture untuk membangun hunian vertikal di kawasan Jakarta Selatan. Apartemen ini dinamakan The Loggia.

Penandatanganan joint venture ini dilakukan oleh Commissioner Farpoint Realty Indonesia, Honey Angkosubroto dan President Director & Chief Executive Officer (CEO) Tokyo Tatemono, Hitoshi Nomura di Jakarta pada Rabu (12/12/2018).

Farpoint adalah perusahaan pengembang nasional yang mengembangkan sejumlah proyek seperti apartemen dan Samanea Hills. Sementara Tokyo Tatemono merupakan developer asal Jepang yang sudah berusia 122 tahun.

Baca juga: Samanea Hill Bidik Kaum Milenial Bergaji Rp10-12 Juta Per Bulan

“Kami akan mengkombinasikan keahlian kami, antara Jepang dan Indonesia. Kami harap kerja sama ini akan berlangsung lama,” ujar Honey saat memberikan kata sambutan.

“Indonesia merupakan pasar yang sangat menjanjikan. Saya merasa bangga kami bisa menjadi mitra yang strategis,” kata Hitoshi.

Head of Strategic Business Unit Residential Farpoint, Mulyadi Janto memaparkan kalau Farpoint dan Tokyo Tatemono akan membangun apartemen di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Namun, dia belum bisa memaparkan lebih lanjut mengenai detail proyek ini.

Baca juga: Tinggal Di Samanea Hill, Pergi Pulang Ke Kantor Cuma Perlu Rp8.000

Kedua perusahaan menginvestasikan Rp1,2 triliun untuk proyek ini. Farpoint memiliki porsi 55 persen, sementara Tokyo Tatemono sisanya 45 persen.

Apartemen ini baru akan mulai diperkenalkan dan dipasarkan pada 2019 mendatang, begitu juga dengan groundbreaking-nya. Mulyadi menyatakan antara kuartal kedua atau ketiga tahun depan.

Sejumlah detail proyek memang belum dipaparkan. Namun, proyek ini akan membidik target market menengah ke atas, berbeda dengan Verde yang menyasar kelas atas.

Baca juga: Farpoint dan Andra Matin Berkolaborasi Kembangkan Samanea Hill

Bagikan: 694 kali