OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

6 Fakta Suku Bajo, Inspirasi Film Avatar 2: The Way of Water. Mampu Menyelam Hingga Kedalaman 70 Meter!

22 Desember 2022 · 3 min read Author: Nik Nik Fadlah

suku bajo indonesia

Suku Bajo menjadi inspirasi dari karakter Suku Metkayina di film “Avatar 2: The Way of Water”. Intip sejumlah fakta menariknya, yuk!

Semenjak dirilis pada pertengahan Desember lalu, film “Avatar 2: The Way of Water” berhasil menghipnotis masyarakat. 

Bagaimana tidak, film besutan sutradara kondang James Cameron ini memiliki jalan cerita yang unik dengan visualisasi yang lebih memukau dibandingkan film pertamanya. 

Tak hanya itu, “Avatar 2: The Way of Water” juga mampu mencuri atensi masyarakat berkat kehadiran karakter baru yang muncul, yakni Suku Metkayina.

Suku Metkayina merupakan salah satu suku Avatar yang mendiami laut di Pandora atau yang juga dikenal sebagai klan laut. 

James Cameron mengungkap, ada banyak riset yang diperlukan untuk menciptakan karakter tersebut. 

Dalam wawancara bersama National Geographic, ia mengatakan jika inspirasi tersebut berasal dari Suku Bajo di Indonesia. 

Lantas sebenarnya, seperti apa, sih, Suku Bajo itu? Dilansir dari berbagai sumber, berikut fakta menariknya!

Fakta Unik Suku Bajo

1. Asal Usul Suku Bajo

asal usul suku bajo

Sumber: Sudutkerlip.com

Berdasarkan catatan sejarah, Suku Bajo berasal dari Kepulauan Sulu, Filipina Selatan dan saat ini sudah tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Indonesia. 

Di Indonesia sendiri, Suku Bajo berada di Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, hingga Nusa Tenggara Barat. 

2. Nomaden

orang-orang bajau nomaden

Sumber: Rumahcepatbangun.com

Suku Bajo atau yang juga dikenal dengan sebutan Suku Sama-Bajau dikenal sebagai pengembara laut. 

Dahulu, orang-orang Bajo terbiasa hidup di atas perahu atau nomaden. Mereka seringkali berpindah dari satu pesisir ke pesisir lain. 

Meski begitu, saat ini banyak orang-orang Bajo yang hidup menetap dan menikah dengan orang lokal. 

3. Rumah di Atas Laut

kehidupan suku bajo

Sumber: Ensiklo.com

Karena sangat mencintai lautan, Suku Bajo mendirikan rumah di sekitar pantai dan laut. 

Hal ini bisa terlihat dari orang-orang Bajo yang tinggal di Kepulauan Togean, Sulawesi Utara, di mana hunian milik mereka berdiri di atas tepian pantai dan perairan laut dangkal. 

4. Mampu Menyelam Lama di Dalam Laut

menyelam di dalam laut

Sumber: Detik.com

Dalam kehidupan nyata, orang-orang Bajo dikenal sangat kuat berenang dan menyelam dalam waktu yang lama tanpa bantuan perlengkapan menyelam. 

Melansir dari laman Indonesia.go.id, orang-orang Bajo bahkan mampu menyelam di kedalaman 70 meter dalam sekali tarikan napas. 

5. Perahu Sebagai Transportasi Utama 

transportasi perahu

Sumber: Mongabay.co.id

Menjalani kehidupan di sekitar laut, bukan hal yang aneh jika orang Bajo memiliki transportasi utama berupa perahu. 

Perahu ini biasanya terparkir di depan rumah mereka. 

6. Hidup Berdampingan dengan Kekayaan Laut

kekayaan laut

Sumber: Goodnewsfromindonesia.id

Secara umum, orang-orang Bajo memiliki profesi utama sebagai nelayan.

Mereka mencari ikan dengan cara tradisional, seperti memancing dan menjaring ikan tanpa merusak sumber daya alam

Apabila berkunjung ke sini, Property People pasti akan menemukan berbagai keindahan objek wisata bahari dengan sumber daya alam yang masih terjaga. 

***

Itulah sederet fakta Suku Bajo yang menjadi inspirasi dalam film “Avatar 2: The Way of Water”.

Baca juga ulasan menarik lainnya seputar gaya hidup hanya di Artikel Rumah123.com.

Jangan lupa juga ikuti terus Google News kami untuk mendapatkan berita terbaru, ya!

Bagi Property People yang sedang mencari hunian impian, yuk segera wujudkan bersama Rumah123.com, karena kami selalu #AdaBuatKamu.


Tag: ,


Nik Nik Fadlah

Content Writer

Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Pasundan yang kini menjadi penulis di Rumah123 dan Berita 99. Memiliki pengalaman menulis di bidang kesehatan, gaya hidup, fashion, teknologi, pendidikan, hingga properti. Hobi membuat digital collage art.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA