white hat and jewelry set on a dresser table in a walk in closet room.

Musim hujan identik dengan udara yang sering lembap. Kelembapan udara yang tinggi seringkali juga dapat mengancam kondisi perabot rumah tangga yang terbuat dari kayu. Salah satunya lemari.

Lemari sering dalam kondisi tertutup untuk menghindari isinya dari debu. Kondisi tertutup dan lembap ini memang rentan memunculkan jamur dan bau tak sedap. Inilah beberapa tips dari tipsrumah.com untuk mengatasi bau dan jamur dalam lemari.

Hindari menggantung atau menyimpan pakaian terlalu rapat atau terlalu banyak di dalam lemari. Hal ini agar sirkulasi udara dalam lemari tetap terjaga. Selain itu, pastikan semua pakaian atau bahan kain yang disimpan dalam lemari sudah berada dalam kondisi kering.

Baca juga: Mengatasi Rumah Lembap

Untuk mengurangi kelembapan di dalam lemari yang tertutup rapat, gunakanlah kapur tulis. Letakkan di sudut-sudut lemari. Kapur tersebut dapat membantu menyerap air hingga lemari Anda pun terhindar dari kelembapan yang berlebihan.Anda juga bisa membeli aneka produk serap air di pasaran yang bisa menyerap kelembaban berlebih dari dalam ruangan semisal silica gel.

Bila bau jamur sudah mulai tercium, bukalah lemari pakaian Anda sesering mungkin untuk mengusir bau tersebut. Sebaiknya Anda juga mengeluarkan dan mengangin-anginkan pakaian yang sudah tersimpan lama. Hal ini bertujuan untuk menghindarkan baju dari bau apek karena jamur tersebut.

Untuk mengatasi jamur pada lemari berbahan partikel board, bersihkan permukaannya dengan menggunakan lap bersih yang sudah diberi alkohol. Bila Anda rutin melakukan hal ini, jamur di lemari pakaian pun akan berangsur lenyap.

(Wit)

Bagikan: 2049 kali