Ilustrasi foto: Rumah123/iStock

Bosan pada tampilan rumahmu yang itu-itu saja? Mewarnai ulang rumah adalah salah satu cara paling simpel yang bisa kamu lakukan. Kamu pun bisa mengganti warna cat rumah sesuai dengan warna yang sedang ngetren.

Akan tetapi, kamu harus berhati-hati dalam mengecat rumahmu. Hampir semua cat, baik yang water base maupun solven base, ketika masih basah, memiliki efek buruk bagi tubuh manusia.

Bahan-bahan kimia yang terkandung dalam cat, misalnya minyak, resin, maupun logam, dapat memberikan efek yang tak diingankan untuk tubuh.

Baca juga: Inilah Cara Usir Bau Cat Pascarenovasi Rumah

Tentunya, kita tak ingin efek buruk tersebut menimpa tubuh kita. Maka dari itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mengecat agar aman dan terhindar dari risiko.

Kenakan masker

Sebagian besar cat mengeluarkan bau tajam saat diaplikasikan pada dinding, bahkan hingga beberapa hari kemudian. Bau tersebut berasal dari bahan kimia yang berada di dalamnya.

Untuk menghindarinya, gunakan masker saat mengecat, terutama jika kamu menggunakan cat berbahan dasar minyak atau solvent base.

Pastikan ventilasi memadai

Bau tajam dari cat tersebut juga dapat diminimalisasi bila udara dalam ruangan mengalir lancar. Untuk itu, sebelum mengecat, pastikan sirkulasi udara lancar dan cukup lebar.

Jika jendela pada ruangan yang akan kamu cat tidak cukup lebar, kamu bisa menggunakan kipas angin untuk mengalirkan udara keluar ruangan.

Gunakan sarung tangan

Cat yang belum kering adalah benda cair, maka ketika proses pengecatan terjadi, bisa saja tanganmu tertetes cat. Maka itu, gunakanlah sarung tangan pada proses pengecatan.

Baca juga: Warna Cat dan Pengaruhnya

Kamu dapat mengenakan sarung tangan berbahan kain maupun plastik. Jika tangan terkena cat, segeralah bersihkan cat tersebut. Jangan menunggu hingga kering karena akan sulit untuk membersihkannya.

Lindungi mata

Pada saat mengecat, gunakan kaca mata atau google untuk menghindari cipratan cat yang mengenai mata. Jika tanpa sengaja cat mengenai mata, segera bilas dengan air. Bila tak kunjung hilang, segeralah kamu ke dokter. (Wit)

Bagikan: 814 kali