Foto: Rumah123/Metland

Membeli rumah memang beda dengan membeli barang kebutuhan lainnya. Harganya yang ratusan juta membuat kamu harus mencari usaha ekstra untuk bisa memilikinya. Lebih-lebih harga hunian kini bertambah mahal saja.

Akan tetapi, jangan menyerah, banyak cara kok agar kamu bisa punya rumah. Apalagi saat ini banyak instansi yang mau membantu pembiayaan membeli rumah selain bank, sebut saja BPJS Ketenagakerjaan.

Baca juga: Mumpung DP Rumah Lagi Turun, Yuk Beli Rumah!

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sampai saat ini masih jadi pilihan favorit untuk pembiayaan rumah. Nah, kebanyakan KPR mensyaratkan uang muka atau down payment (DP). Saat ini Bank Indonesia (BI) membolehkan DP 15% untuk KPR dari sebelumnya yang 20%, malah yang sebelumnya lagi lebih besar lagi yakni 30%.

Biasanya orang lebih suka DP yang persentase atau nominalnya kecil. Semakin kecil DP, bahkan tanpa DP (0%), semakin dipilih. Wajar saja sih karena dana dalam jumlah besar biasanya memang berat bagi kebanyakan orang.

Akan tetapi, tahu ga kamu? DP besar atau kecil, masing-masing ada konsekuensinya lho. Seperti apakah? Cermati penjelasan berikut ini:

Baca juga: BI Kaji LTV Spasial, Nantinya Persentase DP Rumah di Indonesia Bisa Beda-Beda Lho!

Kalau DP Besar

Beberapa orang memang ada yang menyanggupi ketentuan DP sebesar 30 persen, bahkan 50 persen. Dengan membayar uang muka lebih besar dari ketetapan BI, konsekuensinya membuat jumlah dana pinjamanmu di bank jadi lebih kecil, sehingga cicilan per bulannya pun jadi lebih ringan.

Akan tetapi, ini bisa dilakukan tentunya kalau dana yang kamu kumpulkan memang cukup besar. Akibat danamu terkuras membayar DP besar, bisa saja kamu tak punya dana sisa untuk semisal perbaikan rumah atau keperluan lainnya.

Baca juga: Disiplin Menabung, Kunci Tercapainya Dana DP Rumah

Kalau DP Kecil

Kalau DP ketentuan BI yang 15% masih kamu anggap ketinggian, kamu bisa mengambil fasilitas rumah subsidi yang DP-nya bisa 10%, bahkan ada yang 5% saja.

Masalahnya, rumah subsidi biasanya berlokasi sangat jauh dari kawasan kota dan ukurannya jarang yang besar. Kalau buat kamu hal ini ga masalah selama kamu bisa punya rumah, ya oke saja kamu pilih yang DP-nya sangat kecil.

 
Bagikan: 2113 kali