Tanggal 1 Muharram sebentar lagi akan tiba, waktunya untuk memanen pahala dengan doa tahun baru Islam dan puasa Asyura berikut ini!

tahun baru hijriah

Menjelang pergantian Tahun Baru Islam 1442 Hijriah yang jatuh pada tanggal 21 Agustus 2020 nanti, kamu bisa melakukan beberapa amalan ibadah serta membaca doa untuk mendapatkan pahala berlimpah. 

Allah SWT menempatkan bulan Muharram sebagai salah satu dari empat bulan yang disucikan seperti dijelaskan dalam firman QS. At-Taubah, Ayat 36:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ 

Artinya: 

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa” 

Baca juga: Tata Cara Taaruf Online yang Tepat Sesuai Syariat Islam. Jangan Keliru dan Ketipu!

Ibadah Tahun Baru Hijriah yang Mendatangkan Banyak Pahala

Keistimewaan dari bulan Muharram adalah kesempatan beribadah dan berbuat amalan yang terbuka lebar supaya di tahun baru nanti kehidupanmu akan dipenuhi dengan keberkahan.

Yang paling disunahkan untuk kamu lakukan adalah melakukan beberapa jenis puasa sunah yaitu puasa Tasu’ah, puasa Asyura, dan puasa Ayyamul Bidh. 

1. Puasa Tasu’ah

Diawali dengan puasa Tasu’ah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram dengan bacaan niat puasa: 

نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُعَاءْ سُنَّةَ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma tasu'a sunnatal lillahita’ala 

Artinya: Saya berniat puasa hari tasu’a, sunnah karena Allah ta’ala

2. Puasa Asyura

Doa tahun baru Islam yang dibaca selagi kamu melakukan puasa Asyura di hari ke-10 Muharram tentu menjadi sumber pahala yang terhingga. 

Yuk simak niat puasa Asyura ini: 

نَوَيْتُ صَوْمَ عَشُرَ سُنَّةَ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma Asyuro sunnatal lillahita’ala 

Artinya: Saya berniat puasa hari asyura , sunnah karena Allah ta’ala

3. Puasa Ayyamul Bidh 

Untuk melengkapi ibadah puasa sunnah di bulan Muharram, selain puasa Tasu’ah dan puasa Asyura, kamu juga bisa melaksanakan puasa Ayyamul Bidh. 

Menurut HR. Tirmidzi no. 761 dan An Nasai no. 2425. Abu ‘Isa Tirmidz, kamu bisa melakukan puasa Ayyamul Bidh di hari-hari putih atau tanggal 13, 14 dan 15 bulan Hijriah. 

Untuk niat puasa Ayyamul Bidh adalah:

نَوَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى 

Nawaitu Sauma Ayyami Bidh Sunnatan Lillahi Ta'ala 

Artinya: Saya niat puasa pada hari-hari putih, sunnah karena Allah ta’ala.

Baca juga: Mengenal Seluk Beluk Tanah Wakaf Menurut Hukum Islam

Doa Tahun Baru Islam 1442 Hijriah 

Sebagai umat Islam yang telah diberikan banyak kelimpahan rezeki, sudah sewajarnya kita mensyukuri nikmat dari Allah SWT. 

Memasukki awal bulan Muharram, ada doa tahun baru Islam yang bisa dipanjatkan sebagai bentuk rasa terima kasih seraya memohon agar terus dilimpahkan oleh Allah karunia berkah tanpa putus. 

Kami mengutip doa tahun baru Islam dari situs Nahdlatul Ulama yang dibawakan oleh Sayid Utsman bin Yahya dalam karya Maslakul Akhyar: 

اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْه وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِي وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma mâ 'amiltu min 'amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî 'anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ 'alayya bi fadhlika ba'da qudratika 'alâ 'uqûbatî, wa da'autanî ilat taubati min ba'di jarâ'atî 'alâ ma'shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ 'amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa'attanî 'alaihits tsawâba, fa'as'aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha' rajâ'î minka yâ karîm.

Artinya: 

Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Engkau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Karenanya aku memohon ampun kepada-Mu. Ampunilah aku.Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah pupuskan harapanku. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.

Semoga bacaan doa tahun baru Islam serta amalan puasa Asyura, Ayyamul Bidh, serta Tasu’ah yang kita lakukan dapat diterima oleh Allah SWT. 

Dapatkan informasi berfaedah dan inshallah berkah di artikel.rumah123.com!

Bagikan:
2201 kali