OK

Diperintah Bakar Masjid, Tentara Inggris Ini Malah Membelot Setelah Melihat Al Qur'an dan Tulisan Basmallah

30/06/2022 by Maskah

tentara Inggris

Sekelompok tentara Inggris ini justru melakukan pembelotan dan ikut berjuang membela Indonesia setelah terharu melihat Al-Qur’an dan Basmalah.

Inggris merupakan salah satu negara yang turut menjajah Indonesia pada awal 1800-an silam.

Alasannya sama saja seperti bangsa Eropa lainnya, yakni mencari negeri penghasil rempah-rempah.

Menariknya, ada kisah unik yang berhasil tercatat sejarah selain masa penjajahannya yang singkat.

Kisah tersebut mengenai para tentara Inggris yang justru membelot dan ikut membantu perjuangan Indonesia pada era 1945.

Cerita ini berlangsung saat Belanda mencoba kembali menjajah Indonesia, tentara Inggris ikut membonceng serdadu Belanda.

Alasannya sangat religius karena mereka terharu melihat Al-Qur’an dan tulisan basmalah

Mau tahu bagaimana kisah selengkapnya? Simak ulasannya bersama berikut ini, ya!

Tentara Inggris Menolak Bakar Masjid

Tentara Inggris yang membelot ke Indonesia

Sumber: Arsip Nasional Belanda©2022/Merdeka.com

Kisah pertama tentang pembelotan tentara Inggris terjadi saat hendak memusnahkan basis musuh.

Pemusnahan ini merupakan perintah pembakaran masjid yang terjadi pada tahun 1946.

Letnan Abu Nawaz dan 14 anak buahnya justru terdiam saat datang ke lokasi pemusnahan.

Alih-alih melakukan pembakaran pada masjid tempat ibadah umat Islam, perwira Inggris asal India dan anak buahnya ini justru pasang badan membela Indonesia.

“Penghancuran masjid sendiri itu kemudian dilakukan oleh pasukan Inggris yang lain,” ujar Muhammad TWH (86), wartawan senior sekaligus pemerhati sejarah revolusi di Medan.

Tentara Inggris Terharu dengan Al-Qur’an dan Tulisan Basmalah

Kisah selanjutnya terjadi karena mereka terharu melihat Al-Qur’an dan tulisan basmalah.

Mengutip dari Merdeka.com, kisah ini terjadi ketika prajurit Ghulam Ali ditugaskan di sebuah kawasan Utara Jakarta.

“Ketika kami memasuki sebuah rumah kosong, kami menemukan tulisan basmallah dan sebuah kitab Alquran di sana.

Hati kami menjadi haru dan muncul keinginan untuk membantu orang-orang Indonesia,” kata pensiunan Polri itu seperti ditulis dalam Buletin Badan Kontak Purnawirawan/Warakawuri-Polri Mabes edisi Agustus 1986.

Tentara Inggris Membantu Soekarno

Para prajurit BIA (British India Army) yang terharu dengan Al-Qur’an akhirnya mencari sendiri tokoh agama untuk mencari tahu perjuangan Indonesia.

Mereka kemudian sering berkumpul di rumah seorang tabib asal Hindustan bernama Tabib Sher.

Lalu, pada suatu hari sang tabib diberitahu adanya pengepungan Presiden Soekarno yang dilakukan Belanda.

Tanpa banyak pertimbangan, para prajurit yang berkumpul turun untuk membantu membebaskan Soekarno.

Hal ini sebagai bentuk solidaritas sesama tentara muslim sehingga pasukan Belanda mundur.

Itulah pembelotan tentara Inggris yang terharu dengan Al-Quran dan tulisan basmalah.

Temukan artikel menarik lainnya hanya di artikel.rumah123.com.

Sedang mencari hunian di Jakarta Timur? Asya mungkin bisa menjadi pilihan yang menarik, lo.

Dapatkan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan properti, karena Rumah123.com akan selalu #AdaBuatKamu.


Maskah

Maskah

Pemilik nama 1 kata yang mulai dilarang pemerintah. Sedang mendalami dunia penulisan properti dan gaya hidup.