Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengunjungi seluruh booth peserta Pameran Rumah Rakyat yang mulai dihelat 9-13 November. Di Exhibition Hall Smesco, Jakarta Selatan. Foto: Rumah123/Kementerian PUPR Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengunjungi seluruh booth peserta Pameran Rumah Rakyat yang mulai dihelat 9-13 November. Di Exhibition Hall Smesco, Jakarta Selatan. Foto: Rumah123/Kementerian PUPR

Pameran Rumah Rakyat berlangsung 9-13 November 2016 di Exhibition Hall Smesco Jakarta. Dalam pameran ini tak boleh ada rumah yang berharga lebih dari Rp133,5 juta.

"Untuk KPR FLPP di Jakarta harganya Rp133,5 juta. Kami tidak menolerir penjualan rumah di atas harga tersebut," kata Staf Khusus Direktur Layanan Tegas PPDPP, Aisyah Dewi.

Baca juga: Harga Rumah MBR Ini Cuma Rp133,5 Juta!

Pameran ini melibatkan enam Direktorat Jenderal di Lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Juga bank pelaksana yang sudah bekerja sama.

"Kali ini peserta yang mengikuti ada 40 pengembang dan tujuh bank pelaksana," ucap Direktur Utama PPDPP, Budi Hartono, dalam sambutannya.

Baca juga: November 2016, Ada Pameran Rumah Rakyat di Jakarta Loh...

Pameran Rumah Rakyat tersebut menjadi tempat pertemuan antara suplai dan demand.

"Dari sisi suplai, kami menghadirkan pengembang yang membangun rumah dengan program KPR Sejahtera FLPP. Kalau dari sisi demand, kami mengundang seluruh lapisan masyarakat, terutama MBR, untuk hadir dan memanfaatkan momen ini. Kami juga menghadirkan bank pelaksana sebagai intermediator dan stakeholder penunjang perumahan lainnya," tuturnya.

Baca juga: Inilah Syarat Pokok Agar MBR Bisa Beli Rumah Subsidi

Sedangkan Staf Khusus Direktur Layanan Tegas PPDPP, Aisyah Dewi, mengharapkan agar bank pelaksana KPR Sejahtera FLPP bisa memberikan gimik menarik untuk memikat pengunjung.

Sementara dari sisi pengembang, PPDPP mengharuskan pengembang hanya menjual rumah sesuai patokan harga FLPP, yakni Rp133,5 juta. (Wit)

Bagikan: 953 kali