Black Rocks Golf Belitung. Foto: Rumah123/Dok. PT Belitung Golf and Resorts.
 

Kalau kamu seorang golfer, executive, pengusaha perkotaan, atau investor properti, ada kabar baru dari Tanah Laskar Pelangi. Di kawasan Bangka-Belitung yang kesohor ini, akan segera berdiri Black Rocks Golf Belitung. Lokasi tepatnya yakni di Kawasan Pariwisata Desa Tanjung Tinggi, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Posisi lokasi tersebut bersebelahan dengan Pantai Tanjung Tinggi yang merupakan tempat setting lokasi film Laskar Pelangi. Tak heran saat ini pantai ini terkenal sebagai Pantai Laskar Pelangi.

Black Rocks Golf Belitung merupakan proyek yang dikembangkan oleh PT Belitung Golf and Resorts, anak usaha PT Intra GolfLink Resorts (IGR) dan PT Putra Ciptawahana Sejati (Ranati). Menurut industri.kontan.co.id, Rabu (14/03/2018), kedua perusahaan tersebut adalah milik Keluarga Cendana. Putra bungsu Presiden RI ke-2, Tommy Soeharto, mengembangkan township di lahan seluas 715 hektare.

Baca juga: Dari Bangka Belitung, Pengembang Ini Hijrah Ke Tangerang

“Bagi golfer, adanya lapangan golf dengan International Championship Standard di luar kota-kota besar akan menjadi tantangan tersendiri untuk ditaklukkan," kata Direktur Utama PT Belitung Golf & Resorts, Suprapto Pegeng, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/03/2018).

"Sedangkan untuk para executive dan pengusaha perkotaan, selain bermain golf, lokasi Black Rocks Golf Belitung akan menjadi tempat berlibur yang mudah dan cepat dicapai dengan suasana menenangkan dan menyenangkan karena jauh dari riuh kota metropolitan dan kemacetan,” kata Suprapto lagi.

Menurutnya, proyek properti di kawasan Belitung tersebut unik karena memadukan lapangan golf dengan perumahan eksklusif dan premium. Kawasan proyek ini dimanjakan oleh indahnya pemandangan alam. Ada bebatuan granit dan danau alamiah seluas 30 hektare, berikut pantai pasir putih sepanjang 2,5 km. Untuk mencapai Pantai Laskar Pelangi ini hanya butuh waktu perjalanan sekitar 40 menit dari Kota Jakarta dengan  pesawat.

Baca juga: Aston Belitung Hotel Resmi Dibuka

Memiliki total luas lahan 100 hektare (ha), rincian proyek Black Rocks Golf Belitung yakni: 70 ha lapangan golf dan driving range, 5 ha Golf Club House dan hotel 4 star, 25 ha untuk 7 klaster residensial vila mewah sebanyak 300 unit. “Untuk lapangan golf, ini merupakan lapangan golf ketiga yang kami bangun setelah Palm Hill Golf Club di Bogor dan New Kuta Golf di Bali,” kata Suprapto.

 
Tampak dalam gambar Direktur Utama PT Belitung Golf and Resorts, Suprapto Pegeng (Keempat Kiri) dan Founder PROJEK, Andy K Natanael (Kelima Kiri) berpose bersama dengan perwakilan Master Franchise setelah menandatangani MoU di Jakarta, Selasa (13/03/2018).
 

Untuk Tahap I, yakni pembangunan lapangan golf Black Rocks Golf Belitung 18 hole, golf clubhouse, hotel 40 kamar dan pembentukan kavling golf siap bangun dengan fasilitas dan utilitasnya. Sedangkan Tahap II adalah penambahan 100 kamar hotel.

Baca juga: Pasarkan Kawana Golf Residence, Jababeka Residence Gandeng 6 Master Franchise Agen Properti

Mau tahu konsep pengembangan Black Rocks Golf Belitung? Menurut Suprapto, merupakan kawasan pariwisata berkonsep resort yang saling terintegrasi dengan berbagai fasilitas guna memenuhi kebutuhan masyarakat modern yang dinamis dan berpadu pemandangan alam yaitu bebatuan granit, danau natural dan, pantai pasir putih sepanjang 2,5 km.

PT Belitung Golf and Resorts memasarkan tanah kavling untuk dibangun vila. “Bagi investor, kepemilikan kavling golf dengan harga yang masih terjangkau tentunya akan memberikan harapan nilai imbal balik yang tinggi di masa yang akan datang,” kata Suprapto.

“Tipe vila tidak dibatasi secara khusus, diserahkan kepada pembeli hanya dengan batasan tinggi bangunan maksimum untuk 2 lantai saja dan tidak wall to wall. Ukuran luas kavling terkecil mulai 300 m2 hingga yang terbesar 1.587 m2. Harga ditawarkan mulai Rp750 juta atau sekitar Rp2,5 juta /m2,” kata Suprapto merinci.

Adapun mengenai cara pembayaran, pengembang menyediakan secara tunai dan angsuran langsung ke pengembang dengan DP 20% dan sisanya diangsur 24 kali.

Untuk mempercepat pemasaran Black Rocks Golf Belitung, PT Belitung Golf and Resorts menggandeng aplikasi PROJEK dan 7 Master Franchise agen properti, yaitu CENTURY 21, ERA, HARCOURTS, LJ HOOKER, PROMEX, REMAX, dan RAY WHITE. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan di Damai Indah Golf, Pantai Indah Kapuk, Jakarta, Selasa (13/03/2018).

 
Batu granit di lapangan golf Black Rocks Golf Belitung. Foto: Rumah123/Dok. PT Belitung Golf and Resorts.
 

Apa keunggulan Black Rocks Golf Belitung? Menurut Konsultan pemasaran Andy K Natanael, ada 2 keunggulan yang dimiliki proyek Black Rocks Golf Belitung:

Pertama, kawasan hunian (kavling) posisinya strategis dan merupakan lokasi premium di pesisir pantai pada area lapangan golf dengan memadukan keindahan alam yang spektakuler antara danau, laut, dan bebatuan granit yang menjadi signature di Kepulauan Belitung.

Kedua, keunggulan lapangan golf di proyek ini, yaitu menjadi The First Championship Golf Course dengan struktur lapangan yang sangat menarik dan challenging untuk bermain golf di antara bebatuan granit yang menjadi tantangan tersendiri bagi para golfer.

Menurutnya, pembeli akan menjadi Founder Member dari Black Rocks Golf Belitung, memiliki Playright Share PT Belitung Golf and Resorts, memiliki akses istimewa di Founder Lounge Clubhouse Black Rocks Golf Belitung, dan mendapatkan harga khusus untuk bermain golf di New Kuta Golf – Bali dan Palm Hill Golf Club – Bogor.

 
Lapangan golf Black Rocks Golf Belitung. Foto: Rumah123/Dok. PT Belitung Golf and Resorts.
 

Lapangan golf Black Rocks Golf Belitung sudah dibangun pada September 2016 dengan target: Tahap 1 yakni hole 1-9 dapat diuji coba pada Juni 2018 dan Tahap 2 yakni hole 10-18 direncanakan selesai pada November 2018. Jadi, seluruh lapangan hole 1-18 dapat dioperasikan secara penuh pada Desember 2018.

Sedangkan untuk pembangunan golf clubhouse, hotel 40 kamar (Tahap 1) saat ini dalam proses tender. Konstruksi direncanakan mulai April 2018 dan target rampung pada Desember 2018. Pengembangan dan penyediaan fasitlitas utilitas kavling golf sudah dimulai sejak awal 2017.

“Diharapkan seluruh kavling akan sold out paling lambat akhir 2018 dan pembangunan vila-vila residensial diproyeksikan akan selesai hingga 2023,” ujar Suprapto.

Bagikan: 659 kali