developer pailit

Perusahaan pengembang Cowell Development diputus pailit, langkah apa yang harus dilakukan oleh konsumen yang membeli properti dari Cowell?

Majelis hakim Pengadilan Niaga Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah mengeluarkan putusan pailit kepada Cowell Development Tbk 

Putusan pailit ini bermula ketika Multi Cakra Kencana Abadi mengajukan permohonan pailit atas utang Cowell pada 17 Juli 2020. 

Situs properti Rumah123.com mengutipnya dari laman berita Kompas.com dan juga CNBCIndonesia.com

Utang sebesar Rp53,4 miliar itu jatuh tempo pada 24 Maret 2020, Cowell menyatakan utang itu ditujukan untuk memenuhi biaya operasional perseroan. 

Cowell sempat menyatakan kepada utang kepada kreditur yang mengajukan pailit kalau setara dengan 1,93 persen dari utang Cowell. 

Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung menghentikan perdagangan saham Cowell sejak sesi II perdagangan pada 13 Juli 2020. 

developer pailit

Cowell Berdiri Pada 1981 dengan Nama Internusa Artacipta 

Perusahaan pengembang skala besar ini berdiri dengan nama Internusa Artacipta pada 25 Maret 1981. 

Setelah itu, korporasi berganti nama menjadi Karya Cipta Putra Indonesia, sebelum kemudian menjadi Cowell Development. 

Developer ini membangun sejumlah proyek properti mulai dari rumah, apartemen, hingga township (kota mandiri). 

Selain itu, Cowell Development juga membangun pusat perbelanjaan hingga gedung perkantoran. 

Beberapa pengembangan dari developer ini adalah Plaza Atrium Senen, The Oasis di Jakarta, Borneo Paradiso. 

Proyek lainnya adalah perumahan Melati Mas Residence di Tangerang, Laverde-Serpong Park di Tangerang.

developer pailit

Apa yang Bisa Dilakukan oleh Konsumen Terhadap Cowell? 

Kompas.com mengutip keterangan tertulis tim kurator Cowell Development yang dalam status pailit. 

Konsumen bisa mengajukan pencatatan mengenai total seluruh pembayaran nilai yang telah dibayarkan. 

Selain itu, konsumen juga melampirkan seluruh dokumen-dokumen terkait kepada tim kurator untuk dicatatkan kembali. 

Tujuan dari hal tersebut adalah tim kurator dapat memverifikasi seluruh jumlah pembayaran yang sudah dilakukan para kreditur kepada Cowell Development. 

Tim kurator sudah menyiapkan contoh formulir yang bisa digunakan jika konsumen tidak mengerti atau tidak mempunyai format surat pengajuan pencatatan. 

developer pailit

Empat Hal yang yang Dilakukan Konsumen Saat Developer Pailit 

CNBCIndonesia.com mengutip pernyataan kuasa hukum Cowell Development Mustolih Siradj mengenai masalah ini. 

Mustolih juga merupakan pengajar hukum bisnis Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Jakarta.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh konsumen ketika perusahaan pengembang dalam hal ini Cowell Development dinyatakan pailit.

1. Mengumpulkan Bukti 

Konsumen harus mengumpulkan bukti-bukti berupa transaksi yang telah dilakukan seperti membayar cicilan rumah. 

Pastikan seluruh transaksi cicilan KPR (kredit pemilikan rumah) lengkap untuk dijadikan bukti ke tim kurator. 

2. Mendaftarkan Bukti ke Tim Kurator 

Setelah mengumpulkan bukti, konsumen langsung mendaftarkan seluruh bukti kepada tim kurator. 

Hal ini untuk menjadi bukti kalau konsumen memang telah melakukan kewajiban pembayaran cicilan kepada developer. 

3. Menghadiri Sidang Kreditur 

Konsumen seharusnya bisa datang ke sidang kreditur terutama saat pencocokan data oleh tim kurator. 

Tim kurator akan melakukan pencocokan data yang telah diberikan konsumen karena data transaksi menjadi bukti yang dilihat. 

Setelah proses ini, konsumen bisa masuk ke dalam daftar sehingga memiliki hak untuk dibayarkan. 

4. Selalu Memantau Perkembangan 

Konsumen harus mengawal dan memantau proses ini, seluruh konsumen sebaiknya melakukan hal ini. 

Dalam kasus pailit ada sejumlah kepentingan yang menyangkut tiga jenis kreditur, konsumen termasuk yang paling bawah. 

Pertama, kreditur preferen yang menyangkut kepentingan pajak. Kedua, kreditur separatis yang biasanya melibatkan perbankan yang memegang hak jaminan. 

Ketiga, kreditur konkuren yaitu konsumen, kreditur paling bawah yang tidak memiliki apa-apa, tetapi tetap saja memiliki hak untuk dibayarkan. 

Bagi yang memiliki cicilan KPR ke Cowell Development, sebaiknya segera mencari informasi ke tim kurator.

Baca juga: Urus Sertifikat Tanah Murah, Kok! Kalau Diminta Bayar Mahal, Lapor ke Mana Ya?

Bagikan:
4091 kali