Bangunan yang Didesain oleh Klein Dytham Architects (Rumah123/Dezeen)

Sebuah atraksi wisata di kawasan Karuizawa, Jepang baru saja diselesaikan. Sejumlah fasilitas tersedia di bangunan ini.

Karuizawa merupakan kawasan wisata yang populer tidak hanya untuk masyarakat Jepang, namun juga bagi wisatawan asing. Jarak tempuhnya mencapai 90 menit dari ibu kota Jepang, Tokyo menggunakan kereta peluru.

Baca juga: Rumah Kecil yang Nyaman dan Efisien, Yuk Dilihat Kayak Apa

Para pengunjung bisa menikmati keindahan alami dengan bereksplorasi di kolam air panas ketika musim panas, menyaksikan keindahan alam lewat daun berwarna warni saat musim semi, dan lanskap bersalju ketika musim dingin.

Biro arsitek Klein Dytham Architects ini merancang pusat kegiatan wisatawan. Firma ini didirikan oleh dua arsitek, Astrid Klein dan Mark Dytham pada 1991.

Baca juga: Menanti Kedatangan Kapal di Bawah Naungan Awan, Wah Keren Banget

Bangunan bernama Picchio Visitors Centre and Ice Rink ini sebenarnya masih bagian dari kompleks Hotel Hoshinoya. Letaknya juga bersebelahan dengan penangkaran burung dan juga tempat pembudidayaan capung.

Firma ini bekerja sama dengan biro arsitek lanskap Studio on Site untuk mengembangkan kawasan yang berada di kaki Gunung Asama ini. Klein Dytham Architects mendesain sebuah pusat pariwisata yang bisa digunakan sepanjang musim.

Baca juga: Kompleks Apartemen Berwarna Jadikan Kota Lebih Indah, Kayak Gimana Sih?

Pada musim panas dan musim semi, bangunan ini berfungsi sebagai pusat informasi. Pengunjung bisa memulai pendakian berkeliling bukit atau menikmati kawasan yang dihuni oleh burung.

Sementara pada musim dingin, bangunan ini digunakan sebagai club house untuk lapangan es. Nantinya, ada lapangan es buat dan lapangan es alami yang dapat digunakan para pengunjung.

Baca juga: Kamar Anak Berdesain Minimalis? Boleh Aja Dicoba

“Proyek ini melibatkan semua fasilitas bangunan yang sudah ada,” ujar perwakilan Klein Dytham Architects kepada situs desain dan arsitektur, Dezeen.

Wah, asyik juga ya kalau ada destinasi wisata bisa digunakan untuk tiga musim. Kalau di Indonesia yang hanya memiliki dua musim ini tentu nggak ada ya.

Baca juga: Trek Lari di Atas Apartemen? Wah, Mau Banget Dong Tinggal di Sini

Kalau kamu sedang berencana berwisata ke Jepang, jangan lewatkan untuk bertandang ke sini kapan saja. Kan setiap musim bisa digunakan sesuai dengan fungsinya. By the way, jangan lupa selfie dan mengunggah ke media sosial ya.

Bagikan: 1410 kali