Masjid Kairouan, Tunisia (Rumah123/iStockphoto)

Masjid ini memiliki nama Masjid Agung Kairouan dan dikenal dengan nama Masjid Uqba yang menjadi pendirinya.

Masjid Uqba didirikan pada jaman panglima perang Uqba bin Nafi pada 670 dan kemudian dibangun ulang pada abad ke-9. Uqba merupakan jenderal perang pada era jaman Khalifah Umar bin Khattab hingga Dinasti Umayyah.

Baca juga: Gunakan Batu Alam, Masjid Ini Seolah Menyatu dengan Lingkungan Padang Pasir

Saat itu, penyebaran Islam mulai merambah Afrika Utara. Uqba mendirikan kota bersejarah Kaioruan di Tunisia pada 670. Saat ini, Kairouan menjadi kota peninggalan bersejarah dan masuk UNESCO World of Heritage.

Masjid ini memiliki luas sekitar 9.000 meter persegi ini menjadi salah satu masjid tertua di dunia. Desain masjid ini menjadi desain awal masjid yang berdiri di kawasan Afrika Utara.

Baca juga: Banyak Pohon Tumbuh di Dalam Masjid Ini

Bentuk masjid ini memang seperti segi empat tidak beraturan lantaran salah satu sisi lebih panjang. Dari luar, masjid ini lebih mirip benteng. Apalagi interior dan eksterior bangunan mengaplikasikan batu bata.

Desain masjid ini dianggap paling mengagumkan dan menjadi bangunan bersejarah di wilayah Afrika Utara. Maka tidak berlebihan, kalau masjid ini dianggap mahakarya arsitektur dan seni Islam.

Baca juga: Desain Masjid Ini Terinspirasi dari Rumah Nabi Muhammad SAW

Pada abad ke-9, Masjid Uqba menjadi salah satu pusat peradaban di Kairouan dan Afrika Utara. Masjid ini menjadi pusat pendidikan Islam di kawasan ini dan bisa disamakan dengan peran University of Paris pada Abad Pertengahan.

National Geographic pernah memasukkan Masjid Uqba ini dalam daftar 15 Masjid Terindah di Dunia. Saat ini, masjid masih digunakan oleh masyarakat sekitar.

Bagikan: 1750 kali