Ilustrasi MRT (Foto: Rumah123/REA Group Australia)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memaparkan rencana pemindahan depo Mass Rapid Transit (MRT). Sebelumnya, depo direncanakan berada di Kampung Bandan, namun akan dipindahkan ke Stadion BWW di Sunter.

Hal tersebut dilakukan karena lahan di Kampung Bandan bermasalah. Status lahan bermasalah ini menghambat Pemerintah Provinsi DKI dalam melakukan pembebasan lahan.

“Kampung Bandan itu lahannya bermasalah. Bersengketa hukum enggak selesai-selesai,” ujar Gubernur DKI seperti dilansir dari Kompas.com.

Baca juga: MRT Bakal Beroperasi, Rute TransJakarta Bakal Dimodifikasi

“Jadi kami putuskan untuk memilih lahan yang enggak sengketa (Stadion BMW),” lanjut mantan Menteri Pendidikan tersebut.

Pembangunan fase kedua MRT alias rute North-South yang menghubungkan Bundaran Hotel Indonesia ke Kampung Bandan akan dimulai pada 2019. Sementara fase pertama, Lebak Bulus-Bundaran Hotel akan beroperasi pada Maret 2019.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar pernah mengungkapkan bahwa kemungkinan depo akan dibangun di Stadion BMW. Pihaknya menunggu arahan dari Pemprov DKI.

Baca juga:  Sudah Tahu Kalau Rute MRT Fase 2 Bakal Berubah

PT MRT dan Pemprov DKI sempat mendiskusikan di mana depo fase kedua berada. Pihak PT MRT berharap penetapan depo fase kedua dilakukan sebelum Maret 2019.

Sebelum membangun depo, PT MRT akan melaksanakan feasibility study atau studi kelayakan. Setelah itu, proses pembangunan akan dilakukan.

Fase kedua ini diproyeksikan selesai pada 2025 mendatang. Rute ini akan melewati delapan stasiun, tujuh di antaranya berada di bawah tanah.

Baca juga:  Asyik, Bakal Ada Shelter Ojek Online di Stasiun MRT

Bagikan: 782 kali