denpasar- rumah123.com Pura di Bali. Ibu Kota Provinsi Bali, Denpasar Terpilih Menjadi Kota Paling Makmur Pada 2019. DPP REI Menyelenggarakan Riset Ini (Foto: Rumah123/Getty Images)

Denpasar menjadi kota paling makmur di Indonesia pada 2019. Sejumlah kota di luar Jawa mendominasi peringkat sepuluh besar. Jakarta ada di posisi sepuluh.

Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mengumumkan hasil riset mengenai Indonesia City Prosperity Index 2019 atau Indeks Kemakmuran Kota di Indonesia pada 2019.

City Prosperity Index adalah metode yang dikembangkan oleh UN Habitat, sebuah badan di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menangani masalah permukiman dan pembangunan yang berkelanjutan.

Baca juga: Kota Gede Yogyakarta Masuk Dalam 13 Kota Terindah di Asia

Indeks ini digunakan untuk memantau pelaksanaan dari Sustainable Development Goals (SDGs) dan New Urban Agenda.

Situs berita online Bisnis.com mengutip pernyataan Ketua Umum REI Soelaeman Soemawinata bahwa dalam riset ini ada enam indikator yang diukur dalam menentukan kemakmuran suatu kota.

Keenam indikator tersebut adalah produktivitas, pembangunan infrastruktur, kesetaraan dan inklusivitas sosial, kualitas hidup, keberlanjutan lingkungan, legislasi, dan postur kelembagaan kota.

Baca juga: Destinasi Wisata Apa yang Ada di Ibu Kota Baru Indonesia?

DPP REI melakukan penelitian terhadap 21 kota. Hasilnya adalah Denpasar menempati posisi pertama dan menjadi kota paling makmur di Indonesia. Denpasar adalah ibu kota provinsi Bali.

Posisi lima besar dihuni oleh Batam (Provinsi Kepulauan Riau), Balikpapan (Kalimantan Timur), Tangerang Selatan (Banten), dan Manado (Sulawesi Utara).

Denpasar Meraih Skor 60,20 Untuk Menjadi Kota Paling Makmur

Ibu kota Bali, Denpasar menjadi kota yang paling makmur di Indonesia. Penghargaan ini kemudian diberikan bersamaan dengan penyelenggaraan Asia Pacific Real Estate Congress 2019 di Jakarta pada Jumat (13/9/2019).

“Denpasar sebagai kota paling makmur di Indonesia memperoleh skor 60,20 persen yang artinya masih masuk dalam kategori moderately solid,” ujar Soelaeman seperti dikutip oleh Bisnis.com.

Skor yang didapatkan Denpasar memang tidak terlalu tinggi. Situs berita online Detik.com menyitir kalau perolehan angka Batam yang berada di posisi kedua mencapai 59,80. Artinya selisih kedua kota hanya 0,40 saja.

Sembilan kota besar yang masuk daftar sepuluh besar memiliki nilai di atas 55. Jakarta yang berada di posisi sepuluh memiliki nilai 55.

Denpasar, Kota Terbesar Kedua di Indonesia Timur

Denpasar merupakan kota terbesar kedua di Indonesia Timur setelah Makassar yang juga ibu kota provinsi Sulawesi Selatan. Sementara untuk kawasan Bali-Nusa Tenggara, Denpasar menjadi kota paling besar.

Kota ini memiliki penduduk 897 ribu jiwa. Pertumbuhan kota ini memang ditunjang oleh industri pariwisata. Bali memang menjadi destinasi wisata nomor satu di Indonesia. Sederetan bisnis terkait pariwisata seperti hotel, kuliner, hingga oleh-oleh berkembang pesat di Denpasar.

Badan Pusat Statistik Bali pernah melansir bahwa pertumbuhan penduduk di Denpasar mencapai 4 persen per tahun. Banyak pendatang dari kawasan lain di Indonesia dan juga luar negeri yang menetap di Denpasar.

Kalau kamu tertarik berinvestasi properti di Bali, ada beragam pilihan mulai dari rumah, rumah kos, villa, apartemen, hotel, kondotel, kios, ruko, hingga tanah.

Baca juga: Berapa Sih Harga Tanah di Ibu Kota Baru, Kutai Kartanegara?

Bagikan: 1072 kali