Terapi ikan atau fish spa memang dipercaya bisa menghilangkan stres dan membersihkan kulit-kulit mati.

Biasanya terapi ikan bisa ditemukan di mall-mall, atau di restoran yang mempunyai kolam ikan besar. Untuk kamu yang hobi terapi ikan di tempat umum, harus waspada dan berhati-hati.

Waspada ketika terapi di kolam ikan umum

Pasalnya, kolam yang digunakan bersama-sama mempunyai risiko penularan penyakit yang tinggi. Kamu tentu nggak tahu kan siapa saja yang sudah mencelupkan kakinya di kolam tersebut? Bagaimana jika mereka punya penyakit kulit yang menular? Atau, bagaimana jika si pemilik kolam nggak menjaga kebersihan kolam ikan miliknya dengan baik?

Daripada kamu was-was, atau justru harus mengalami hal yang nggak diinginkan, sebaiknya kamu bikin sendiri saja kolam terapi ikan di rumah! Tenang, kamu nggak harus keluar banyak bujet untuk menggali tanah kok. Penasaran gimana caranya? Simak selengkapnya di bawah ini!

Baca juga: 10 Inspirasi Desain Kolam Ikan Mini untuk Lahan Sempit terapi ikan - rumah123.com

Untuk pembuatan kolam, kamu cukup mencari alat-alat di bawah ini.

- Kolam fiber: Rp850.000 - Filter tabung: Rp350.000 - Aerator: Rp150.000

Total: Rp1.350.000

Nah, untuk mengisinya dengan ikan, kamu bisa membelinya melalui online ataupun di pasar ikan. Ikan yang biasa digunakan untuk terapi adalah ikan lemon.

Ikan lemon terdiri dari tiga jenis warna yaitu kuning, putih, dan hitam. Beda warna, beda pula harganya. Ikan yang kuning harganya Rp2.500 per ekor. Sedangkan yang putih dan hitam Rp5.000 per ekor.

Baca juga: Siapa Bilang Rumah Kecil Gak Bisa Punya Kolam Renang Minimalis? Ini 10 Buktinya! terapi ikan - rumah123.com

Hal yang harus diperhatikan ketika membuat terapi ikan di rumah

Sebelum kamu memasukkan ikan, pastikan kamu sudah melakukan beberapa persiapan berikut ini:

1. Pastikan kamu sudah menyiapkan tempat untuk tempat memelihara ikan, sekaligus tempat untuk menikmati terapi ikan. Bisa dalam bentuk kolam, bak fiber, aquarium atau yang paling praktis dan aman boks kontainer plastik. Nah, di sini, supaya lebih hemat, kamu bisa memilih kolam bak fiber

2. Pastikan air sudah diisi ke kolam/tempat ikan sehari sebelumnya

3. Agar kadar oksigen dalam air, ideal untuk ikan. Pastikan filter/sirkulasi dan/atau aerator sudah dinyalakan setelah air masuk ke kolam

Nah, mudah dan murah kan membuat terapi ikan sendiri di rumah? Daripada harus keluar dana minimal Rp50.000 per terapi, kamu yang hobi terapi ikan lebih pas untuk membuatnya sendiri di rumah!

Bagikan: 5740 kali