Ilustrasi Rel Kereta Api. Rel Dwi Ganda Atau Double Double Track Segmen Jatinegara-Cakung Sepanjang 9,5 Kilometer Telah Dioperasikan, Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dan Kereta Api Jarak Jauh Tidak Lagi Berbagi Rel (Foto: Rumah123/Getty Images)

Jalur rel kereta api dwi ganda atau Double Double Track (DDT) segmen Jatiengara-Cakung sudah beroperasi selama dua pekan. DDT belum selesai semuanya, namun segmen ini diharapkan bisa membuat perjalanan kereta api dan Commuter Line menjadi lebih lancar.

DDT lintas Manggarai-Cikarang sepanjang 35 kilometer masih dikerjakan. Namun, segmen Jatinegara-Cakung sepanjang 9,5 kilometer telah dioperasikan sejak Jumat, 12 April 2019 lalu.

Saat operasinya, jadwal Commuter Line Jakarta-Bekasi mengalami keterlambatan. Bahkan, ada penumpang yang pingsan karena kereta rel listrik (KRL) Commuter Line berhenti terlalu lama. Kereta juga penuh sesak.

Baca juga: Mau Naik KRL Commuter Line dari Bekasi Secara Gratis, Ikut Aja Program Senin Diongkosin

Jalur rel eksisting dioperasikan untuk melayani operasional KRL Commuter Line. Jalur ini terdiri dari beberapa rute seperti Jakarta-Bekasi via Manggarai, Jakarta-Bekasi via Pasar Senen, Jakarta-Cikarang via Manggarai, dan Jakarta-Cikarang via Pasar Senen.

Sementara jalur rel yang baru akan difungsikan untuk operasional kereta api jarak jauh dan kereta api lokal. Selama ini, Commuter Line dan kereta api jarak jauh harus berbagi rel.

Lantaran itu, Commuter Line harus mengalah karena harus mendahulukan kereta api jarak jauh. Namun, dengan dioperasikannya DDT maka keduanya tidak perlu lagi saling menunggu.

Baca juga: Usai Direnovasi, Jumlah Pengguna Commuter Line di Stasiun Cisauk BSD City Meningkat

Selain itu, diharapkan jumlah perjalanan Commuter Line dan juga kereta api jarak jauh bisa bertambah banyak setelah tidak lagi berbagi rel.

Proyek DDT ini sudah mulai diinisiasi sejak 2002 lalu. Namun, pembangunannya baru bisa dilakukan sejak 2015 lalu.

Saat ini, penyelesaian DDT menyisakan jalur Manggarai-Jatinegara sepanjang 3 kilometer dan juga Cakung, Bekasi, hingga Cikarang. Rencananya, DDT Manggarai-Cikarang ini selesai pada 2021 mendatang.

Baca juga: 2019, Commuter Line Tambah 192 Unit Kereta, Kamu Sudah Naik Transportasi Massal Belum?

Hmm, bayangkan kalau DDT selesai pada 2021 ini, artinya perjalanan Commuter Line Jakarta-Cikarang semakin lancar dan banyak. Saatnya kamu melirik kawasan Timur untuk lokasi hunian atau investasi properti.

Jika perjalanan KRL semakin banyak dan lancar, kamu tidak memerlukan waktu lama untuk sampai ke kantor yang berada di kawasan pusat bisnis di Jakarta.

By the way, kawasan Timur seperti Bekasi, Tambun, Cikarang dianggap sunrise property lho. Harganya belum semahal kawasan Tangerang Selatan. Saat harga hunian belum mahal, saatnya kamu membeli. Saat infrastruktur selesai, harga properti kamu akan mulai naik pesat.

Baca juga: Ga Usah Malu Fakir Kuota, Ada WiFi Gratis di Stasiun KRL Commuter Line

Bagikan: 1580 kali