Foto: Rumah123/Getty

 

 

Operasi plastik (Oplas) jadi trending topic setelah media rame-rame memberitakan kasus Ratna Sarumpaet yang wajahnya lebam bukan karena pemukulan, tapi karena Oplas. Hmm… banyak juga ya dana yang dibutuhkan untuk Oplas, sampe puluhan juta rupiah. Kalau kamu punya duit segitu, pilih Oplas atau bayar uang muka (DP) rumah?

Menurut perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi, Andy Nugroho, seperti dikutip Detik.com, Kamis (4-10-2018), kalau Oplas butuh biaya Rp30 juta, paling ga kamu harus berpenghasilan Rp60 juta. Kenapa? Karena 50% penghasilan seseorang itu harus digunakan untuk kebutuhan hidup seperti makan dan transportasi.

Menurutnya, dengan pengeluaran 50% dari pendapatan untuk Oplas, bukan berarti gak akan ada risiko. Ada pos-pos pengeluaran yang mesti dikorbankan. Andy mengatakan, 50% dari pendapatan itu sebenarnya bisa digunakan untuk pos pengeluaran cicilan rumah, mobil, dan lain-lain.

Baca juga: Tips KPR: Kalau Gak Mau Cicilan Tinggi, Ya Jangan Berani Ambil DP 0%

Andy juga mengingatkan, setelah Oplas kamu perlu mengantisipasi dana untuk keperluan biaya perawatannya. Pasalnya, Oplas gak berarti selesai setelah pelaksanaan, tapi juga butuh perawatan pasca-Oplas. "Itu bahaya juga untuk cash flow keuangan," katanya.

Gimana kalau biaya Oplas bayarnya pake kartu kredit? Andy mengatakan, seperti dikutip dari sumber yang sama, kalau biaya Oplas yang sekitar Rp30 juta itu secara kredit, maka cicilan yang harus dibayar setiap bulannya sekitar Rp2,5 juta hingga Rp2,6 juta. "Misalnya Rp30 juta, dibagi 10 aja Rp3 juta, bagi 12 mungkin Rp2,5 jutaan, Rp2,6 juta," kata Andy.

"Tiga puluh persen itu Rp2,6 juta baru untuk operasi plastik, belum cicilan mobil, cicilan rumah,” kata Andy.

Dengan cicilan Rp2,6 juta atau 30% dari total penghasilan, Andy mengatakan, paling gak penghasilan kamu sekitar Rp9 juta per bulan.

Baca juga: DP Besar atau Kecil, Konsekuensinya Tuh Apa?

Nah, gimana, kamu lebih memilih Oplas atau duitnya buat bayar DP rumah aja? Dengan membayar DP rumah Rp30 juta, cicilan rumah yang kamu beli jadi gak terlalu besar. Pada masa akhir cicilan, kamu jadi punya aset properti. Kalau Oplas, akhirnya gimana?

Akan tetapi, kalau Oplas itu merupakan kebutuhan, semisal harus rekonstruksi wajah karena cacat agar jadi normal, biayanya memang harus diprioritaskan. Tapi, kalau Oplas cuma karena ingin cantik atau tambah syantik, ya pikirin lagi deh!

Bagikan: 980 kali