Foto: Rumah123/Getty
 

Kepikir ga kamu jadi kaya? Jalan untuk jadi kaya emang banyak, tapi yang bisa kamu coba sejak kamu muda ya investasi properti. Investasi properti itu jenis investasi yang bikin ngiler, juga minim risiko. Sesalah-salahnya kamu beli properti ya kan harganya tetap naik juga. Beda ama kamu beli motor atau mobil, harganya kama-lama kan turun.

Untungnya kamu berinvestasi dari muda tuh ya, rentang waktu ‘bermaen’nya bisa panjang ketimbang kamu baru memulainya pas udah ‘berumur’. Dalam rentang waktu yang lama itu, harga properti yang kamu beli terus meningkat, bahkan meroket, terutama di beberapa kota-kota besar. Bukan hanya di dalam kota, di kota-kota penyangga kota besar pun harga properti turut meroket. Alhasil, saat kamu udah tua, tinggal panen.

Baca juga: Mau Investasi Properti? Beli Sekarang!

Terus, modalnya dari mana kalau mau memulai investasi properti? Bagi kaum milenial biasanya kendala untuk berinvestasi properti ada pada pembiayaan. Tambahan, kaum milenial juga ga gampang bisa dapetin pinjaman dalam jumlah besar untuk uang muka. Namun, bukan berarti ga bisa lho. Berikut adalah beberapa poin agar kamu mampu berinvestasi properti:

Menabung Sejak Dini

Menabung? Klise ya. Tapi, kenyataannya memang itu yang harus kamu lakukan untuk mencapai sejumlah dana uang muka properti yang mau kamu beli. Maka jangan segan memotong penghasilan bulananmu untuk ‘diselamatkan’. Mulailah menabung sedini mungkin. Kurangi posko-posko pengeluaran tersiermu dan masukan uang tersebut ke dalam tabunganmu.

Baca juga: Milenial Mesti Maksa Investasi Properti, Kalau Ga…..

Kurangi Pengeluaran

Sejak punya penghasilan sendiri, hindari gaya hidup boros dan hura-hura. Kamu dapat memilih opsi tinggal dengan orang tua guna menekan pengeluaran untuk membayar sewa rumah kos. Selain itu, tinggal dengan orang tua pun dapat menekan pengeluaran untuk konsumsi sehari-hari, semisal makan dan kebutuhan lainnya.

Kerja Sambilan

Demi membeli properti idaman, kamu bisa juga melakukan kerja sambilan. Selain bermanfaat, kerja sambilan juga akan menambah pundi-pundi pendapatanmu. Namun, ingatlah untuk tetap fokus pada pekerjaan utamamu.

Baca juga: 4 Pertanyaan Penting Saat kamu Beli Rumah Pertama, Jangan Lupa Ya!

Bebaskan Diri dari Utang Konsumtif 

Bank biasanya memberlakukan aturan yang ketat kepada peminjam. Semua akan dicek oleh pihak bank. Apakah kamu masih memiliki pinjaman untuk cicilan mobil hingga berapa limit kartu kreditmu. Hal tersebut tentunya akan berpengaruh pada kemampuanmu dalam membayar cicilan pinjaman bank. Pastikan namamu bersih dari daftar hitam peminjaman uang.

Jaga Reputasi Nama Baik sebagai Pengutang

Bila kamu meminjam uang di bank, pastikan kamu selalu membayar cicilan pinjaman dengan lancar dan tepat waktu. Lebih baik lagi jika pada saat mengajukan pinjaman untuk membeli properti, kamu telah bebas dari kewajiban membayar cicilan utang lainnya.

Kalau kamu suka telat membayar cicilan utang, lebih lagi kalau mangkir, maka namamu akan masuk daftar hitam Bank Indonesia (BI). Sebagai bank pusat, BI memantau semua aktivitas semua bank, termasuk aktivitas perbankan kamu. Kalau kamu masuk ke daftar hitam BI itu, bisa menjadi alasan bank menolak permohonan kredit pemilikan rumah (KPR) kamu. Alhasil, ga bisa deh kamu beli properti sebagai investasi!

Bagikan: 1446 kali