Apartemen Foto: Rumah123/iStock
   

Kepemilikan properti bagi orang asing (WNA), aturannya baru saja dikeluarkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) .

Tata cara pemberian, pelepasan atau pengalihan hak atas pemilikan rumah tempat tinggal atau hunian oleh orang asing yang berkedudukan di Indonesia, diatur dalam Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 13 tahun 2016.

"Sudah saya tanda tangani dan ini menjadi tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 103 tahun 2015," ujar Menteri ATR/BPN Ferry Mursyidan Baldan di Batam, beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari Kompas.com.

Aturan kepemilikan hunian bagi orang asing dibuat demi mendorong iklim investasi di Indonesia. Menurut Ferry, selama ini investor asing membutuhkan fasilitas perumahan untuk mendukung bisnis mereka di Indonesia.

Baca juga: Pemerintah Batasi Harga Properti bagi Orang Asing

"Ini bagian kemudahan perizinan. Kami berikan percepatan, ketepatan, dan kepastian bagi investor," katanya.

Kepemilikan dapat berupa rumah tunggal ataupun rumah vertikal dan hanya diberikan kepada orang asing yang memiliki izin tinggal di Indonesia.

Berikut ini daftar harga minimal pembelian rumah tunggal oleh orang asing:

  • DKI Jakarta Rp10 miliar
  • Banten Rp5 miliar
  • Jawa Barat Rp5 miliar
  • Jawa Tengah Rp3 miliar
  • Yogyakarta Rp3 miliar
  • Jawa Timur Rp5 miliar
  • Bali Rp3 miliar
  • Nusa Tenggara Barat Rp2 miliar
  • Sumatera Utara Rp2 miliar
  • Kalimantan Timur Rp2 miliar
  • Sulawesi Selatan Rp2 miliar
  • Daerah lainnya Rp1 miliar

Bagikan:
1470 kali