Pandemi Covid-19 yang terjadi pada Maret 2020 lalu memberikan dampak yang buruk terhadap hampir seluruh sektor ekonomi.

Mulai dari industri otomotif, minyak hingga tekstil.

Namun dibalik kisah pilu tersebut, ada beberapa industri yang justru mengalami trend peningkatan.

Salah satunya adalah bidang medis.

Kebutuhan ruang perawatan di rumah sakit bagi pasien Covid-19 menjadi sangat tinggi.

Alhasil, cuan yang diraih oleh para pemilik rumah sakit swasta di Tanah Air berpotensi meningkat.

Nah, kira-kira siapa aja ya yang paling merasakan dampak tersebut?

Yuk, langsung aja kita simak daftar 5 konglomerat Indonesia pemilik rumah sakit mewah di Indonesia berikut ini.

5. Arfan Awaloeddin, RS Awal Bros

Awaloeddin (SWA)

Arfan Awaloeddin merupakan pendiri dari Rumah Sakit Awal Bros yang berdiri dari tahun 1998.

Lokasi pertama RS Awal Bros berada di kota Pekanbaru, Riau.

Setelah sukses membangun rumah sakit di Pekanbaru, pada tahun 2000an ia membangun lagi cabang di beberapa kota seperti Tangerang, Jakarta serta Makassar.

Bahkan salah satu perusahaan milik Sandiaga Uno yakni Saratoga Investama menjadi investor RS Awal Bros ketika itu.

4. Murdaya Poo, RS Pondok Indah - Rp17,3 triliun

Murdaya Poo (DDTC News)

Selanjutnya ada Murdaya Poo selaku pemilik dari PT Metropolitan Kentjana (Pondok Indah) yang lahir pada 12 Januari 1946.

Selain di bidang properti, Pondok Indah juga dikenal memiliki fasilitas medis yakni Rumah Sakit Pondok Indah yang sudah memiliki beberapa cabang seperti di Bintaro, Tangerang Selatan dan Puri, Jakarta Barat.

Melansir Forbes, total kekayaan Murdaya Poo mencapai Rp17,3 triliun.

3. Mochtar Riady - RS Siloam - Rp30,4 triliun

Mochtar Riady (Tempo)

Masuk ke urutan 3 besar ada Mochtar Riady yang dikenal sebagai pemilik dari Lippo Group.

Lippo Group memiliki anak perusahaan PT Siloam International Hospitals Tbk yang bergerak di bidang medis.

Total kekayaan Mochtar Riady ditaksir mencapai Rp30,4 triliun

2. Dato Sri Tahir,  RS Mayapada - Rp49 triliun

Dato Sri Tahir (CNBC Indonesia)

Duduk di posisi runner up ada Dato Sri Tahir yang lahir pada 26 Maret 1952 di Surabaya, Jawa Timur.

Ia merupakan pemilik sekaligus pendiri dari Rumah Sakit Mayapada yang memiliki cabang di sekitar Jabodetabek.

Total kekayaan Dato Sri Tahir mencapai Rp49 triliun.

1. Boenjamin Setiawan, RS Mitra Keluarga - Rp59,4 triliun

Boenjamin Setiawan (Bisnis)

Konglomerat Indonesia terkaya yang memiliki jaringan bisnis rumah sakit adalah Boenjamin Setiawan yang lahir pada 23 September 1933 di Tegal, Jawa Tengah.

Ia merupakan pendiri dari Rumah Sakit Mitra Keluarga yang pertama kali berdiri tahun 1989.

Selain itu, ia juga merupakan pendiri perusahaan farmasi Kalbe Farma pada 1966.

Total kekayaannya mencapai Rp59,4 triliun.

Nah, itulah 5 daftar konglomerat Indonesia yang memiliki gurita bisnis di bidang rumah sakit.

Jika kamu sedang mencari rumah, apartemen, tanah atau yang lainnya di marketplace properti terpercaya dan aman, bisa mengunjungi laman Rumah123.com untuk mendapatkan penawaran terbaik.

Bagikan:
457 kali