CEO Crown Group, Iwan Sunito. Foto: Rumah123/Vriana

Menapaki jalan-jalan Kota Sydney, ada harapan bahwa Indonesia, khususnya Jakarta, akan memiliki wajah seperti ini kelak. Bangunan-bangunan tinggi bagaikan pagar di sepanjang jalan. Kebanyakan bangunan tersebut adalah hunian.

Bukan sembarang apartemen, karena kualitas bangunan terbilang kokoh. Menurut CEO Crown Group, Iwan Sunito, ada banyak peraturan yang harus dipatuhi developer untuk bisa membangun proyeknya.

“Untuk mendapatkan bonus, developer wajib membuat design competition yang setidaknya diikuti tiga arsitek,” kata Iwan saat ditemui di proyek anyarnya di Sydney, Waterfall by Crown, Rabu (25/10). “Itu satu kompetisi untuk satu proyek,” ujarnya menegaskan.

Baca juga: Berminat Investasi Properti di Sydney? Waterfall by Crown Group Tawarkan Investasi Terbaik Nih!

Kenyamanan konsumen sepertinya menjadi concern Pemerintah Australia. Iwan menjelaskan bahwa ada aturan yang membatasi tinggi bangunan. “Ada kelompok aturan yang masih bisa diubah, tapi itu juga butuh waktu 1-2 tahun.”

Peraturan yang masih bisa diubah, lanjut pria asal Indonesia ini, beberapa di antaranya adalah jarak dengan bangunan lainnya. Selain itu, lantaran bagian selatan Sydney tidak mendapat sinar matahari yang cukup, pemerintah pun membatasi jumlah unit yang menhadap ke arah tersebut.

Crown sudah membuktikannya. Pasalnya, Crown sudah menjadi salah satu developer unggulan di Negeri Kanguru ini. Apartemen existing besutan Crown nyaris sudah habis terjual. Sebut saja Skye by Crown di kawasan utara Sydney.

Baca juga: Crown Group, Developer of The Year 2016

Lebih dari 200 unit, sekaligus lima penthouse yang ada di bangunan setinggi 19 lantai ini sudah terjual sepenuhnya. Kualitas dan kerapian bangunan yang dibangun Crown memiliki kualitas sangat baik. “Bahkan untuk kamar mandi, kami ambil yang sudah jadi. Sudah dites, dan tinggal pasang. Makanya kamar mandi di apartemen kami tidak pernah mengalami kebocoran.”

Indonesia yang kini mulai marak pembangunan hunian jangkung mungkin bisa belajar dari Australia. Bukan sekadar membangun hunian murah, tetapi juga menjaga kualitas demi kenyamanan konsumen. Terlebih Indonesia berada di ring of fire dengan kemungkinan terjadi gempa sangat besar. Kualitas, bukan hanya keindahan bangunan, juga harus menjadi perhatian.

Bagikan: 1498 kali