OK

Ciri Ciri Buku Fiksi Beserta Contoh dan Unsur yang Perlu Diketahui. Jangan Tertukar dengan Nonfiksi!

19 Juli 2022 · 4 min read · by Nico Nadine

ciri ciri buku fiksi

Mengenal ciri ciri buku fiksi sangat penting untuk diketahui bagi kamu yang hendak bergelut dengan dunia kepenulisan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), fiksi berarti cerita rekaan (roman, novel, dan sebagainya).

Selain itu, fiksi juga bisa mengandung makna rekaan; khayalan, atau tidak berdasarkan kenyataan.

Maka, buku fiksi memiliki arti suatu karya tulis berupa kejadian maupun peristiwa rekaan atau khayalan yang bukan sebenarnya dan dibuat penulis berdasarkan imajinasinya.

Sejumlah orang acapkali masih kebingungan mengenai perbedaan antara buku fiksi dan nonfiksi.

Padahal, apabila kamu memahami ciri ciri buku fiksi dan nonfiksi, terdapat hal-hal yang memang tampak berbeda, lo.

Oleh karena itu, simak penjelasan mengenai ciri-ciri buku fiksi yang telah dirangkum dari berbagai sumber berikut ini, yuk!

Ciri Ciri Buku Fiksi

1. Imajinatif

ciri ciri buku fiksi

Ciri ciri buku fiksi yang pertama adalah adanya sifat imajinatif.

Isi dari tulisan fiksi mesti berdasarkan imajinasi atau rekaan dari penulis.

2. Nilai Kebenarannya Relatif

Dikarenakan sifatnya yang imajinatif, maka kebenaran dalam suatu cerita atau teks fiksi pun cenderung relatif.

Dalam artian, besar kemungkinan kejadian atau cerita yang ditulis tersebut belum sepenuhnya benar-benar terjadi kendati terkesan seperti sebuah kenyataan.

3. Bahasa Konotatif

Secara umum, fiksi acapkali memakai bahasa yang bersifat konotatif atau tidak sebenarnya.

Hal ini dilakukan guna memperindah tulisan atau supaya isi cerita terasa lebih hidup.

4. Tak Ada Sistem Baku

Berbeda dengan tulisan jurnal, dalam menulis fiksi, tak ada sistem baku yang mengharuskan penulis menggunakan gaya tulisan tertentu.

Pasalnya, pilihan kata dan gaya dalam karya fiksi relatif lebih bebas.

Penulis bisa mengekspresikan gagasannya secara bebas dalam membuat cerita.

5. Menyasar Emosi Pembaca

Menyampaikan emosi dengan baik kepada pembaca umumnya menjadi ciri ciri buku fiksi.

Terkadang, ketika kamu membaca buku atau teks fiksi, perasaan seperti marah, sedih, jengkel, atau bahkan gembira bisa muncul kapan saja tergantung dari kisah yang dibaca.

Unsur-Unsur Buku Fiksi

unsur buku fiksi

Selain memahami ciri-ciri buku fiksi, kamu juga mesti mengetahui unsur-unsur yang terkandung di dalamnya, lo. Apa saja?

1. Tema

Tema adalah ide pokok atau gagasan utama dari sebuah tulisan.

Jika diibaratkan dalam sebuah rumah, tema ini serupa fondasinya.

Coba ingat kembali, ketika membaca buku fiksi, kami bisa meninjau tema yang terdapat pada buku tersebut, bukan?

Tema ini sangat penting lantaran salah satu unsur yang bakal membangun isi tulisan.

2. Latar

Latar bisa berupa keterangan, entah itu perihal tempat, suasana, waktu, dan lain sebagainya guna mendukung sebuah cerita.

3. Tokoh

Unsur lainnya dalam buku fiksi adalah adanya tokoh.

Tokoh merupakan suatu karakter individu yang terdapat dalam sebuah cerita.

Terdapat beberapa tokoh yang sedianya ada dalam sebuah cerita yaitu protagonis, antagonis, dan tritagonis.

Jika protagonis adalah tokoh yang menggambarkan sifat-sifat baik, maka antogonis merupakan kebalikannya alias tokoh dengan karakter jahat.

Sementara itu, tritagonis adalah karakter penengah dan penokohannya acapkali tidak sekuat protagonis atau antagonis.

3. Alur

Alur adalah serangkaian kejadian atau peristiwa yang membentuk jalannya cerita.

Seiring berjalannya alur, akan terdapat beberapa konflik yang membuat sebuah cerita seolah “naik-turun” dan bisa menghasilkan rasa tegang atau was-was.

4. Gaya Bahasa

Umumnya, dalam buku fiksi, gaya bahasa berbeda-beda tergantung dari penulis ingin seperti apa menyampaikan ceritanya.

Dalam gaya bahasa ini, biasanya juga disisipi beberapa majas, seperti majas perbandingan, majas ironi, dan macam-macam majas lainnya.

5. Amanat atau Pesan

Unsur lainnya yang sering ada dalam buku fiksi adalah amanat dan pesan.

Biasanya penulis menyampaikan amanat atau pesan ini dalam suatu cerita keseluruhan dan pembaca menyimpulkannya.

Contoh Buku Fiksi

1. Novel

contoh buku fiksi

Contoh buku fiksi yang banyak ditemukan adalah novel.

Novel merupakan karangan yang menceritakan sejumlah tokoh dengan karakter yang variatif dengan konflik berupa pro dan kontra dalam ceritanya.

Beberapa contoh judul novel yang terkenal di antaranya Perahu Kertas, 5 Cm, Dilan, dan lain sebagainya.

2. Roman

Dalam KBBI, Roman memiliki makna karangan atau prosa yang melukiskan pelakunya menurut watak dan isi jiwa masing-masing.

Roman biasanya mengisahkan penjabaran secara panjang lebar, termasuk penceritaan tokoh atau peristiwa fiktif.

Contoh judul Roman yang banyak dikenal adalah Si Doel Anak Sekolah.

3. Cerpen

Cerpen adalah karangan fiksi yang ceritanya lebih pendek dibandingkan novel atau roman.

Adapun judul cerpen terkenal di antaranya Filosofi Kopi, Sepotong Senja untuk Pacarku, dan lain-lain.

Itulah bahasan mengenai ciri ciri buku fiksi dan penjelasan lengkap lainnya.

Semoga bermanfaat, ya.

Pantau terus informasi menarik hanya di artikel.rumah123.com.

Kamu sedang mencari hunian nyaman dan aman seperti Rindanavia Villa & Residence?

Kunjungi rumah123.com untuk menemukan tempat tinggal ideal, karena kami selalu #AdaBuatKamu.


Tag: , ,