Studio Arsitek Asal Amerika Serikat, Kohn Pedersen Fox Mendesain Gedung Tertinggi Kesembilan di Dunia, CITIC Tower (Foto: Rumah123/Dezeen/Citic Heye Investments)

China masih mendominasi pembangunan gedung pencakar langit pada 2018. Hal ini terungkap dari laporan Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH).

Dezeen melansir bahwa sepanjang 2018, ada 143 gedung pencakar langit dengan ketinggian lebih dari 200 meter yang pembangunannya selesai. Dari 143 ini, 88 gedung di antaranya berada di China.

Ini merupakan rekor dunia untuk China dalam penyelesaian gedung pencakar langit dalam setahun. Sebelumnya, China membangun 86 gedung pencakar langit pada 2016 dan 80 gedung pada 2017.

Baca juga: Seperti Apa Sih Kerja di Menara Pencakar Langit Tertinggi Keempat di Dunia?

Untuk kategori gedung pencakar langit super tinggi yang memiliki tinggi lebih dari 300 meter, ada 18 gedung yang selesai dibangun pada tahun lalu, 11 gedung di antaranya berada di China. Pencapaian ini menjadi yang terjadi dalam satu tahun.

Setelah China, posisi kedua ditempati oleh Amerika Serikat. Ada 13 gedung dengan tinggi lebih dari 200 meter yang selesai dibangun di negara Paman Sam ini.

Bahkan, AS kalah oleh Shenzhen, sebuah kota di China yang mempunyai 14 gedung pencakar langit yang baru. Jumlah ini mencapai hampir 10 persen dari daftar.

Baca juga: Kayak Gimana Ya Menginap di Hotel Tertinggi di Dunia?

Peringkat selanjutnya diduduki oleh Uni Emirat Arab dengan 10 gedung, Malaysia dengan tujuh gedung, Indonesia punya lima gedung, Thailand dan Korea Selatan sama-sama memiliki tiga gedung baru.

Ibu kota China, Beijing memiliki gedung pencakar langit tertinggi pada 2018. Gedung bernama CITIC Tower ini memiliki tinggi 528 meter dan menjadi gedung tertinggi kesembilan di dunia.

Studio arsitektur asal Amerika Serikat, Kohn Pedersen Fox (KPF) mendesain gedung ini. CITIC Tower ini juga dikenal dengan nama China Zu.

Baca juga: India Pamer Patung Tertinggi di Dunia, Tingginya Setara Gedung 50 Lantai

Bagikan: 287 kali