kisah gadis ateis

Seorang gadis ateis yang sering mabuk pada akhir pekan mengalami perubahan drastis ketika memutuskan untuk memeluk Islam. Seperti apa kisahnya?

Persephone Rizvi, begitu nama gadis tersebut, membagikan pengalaman spiritualnya yang penuh liku.

Menukil BBC Indonesia, pada mulanya gadis ini tidak terpikir menganut agama tertentu alias ateis kendati lingkungan keluarganya merupakan penganut Kristen yang taat.

Alih-alih dekat dengan agama yang dianut keluarganya itu, Rizvi justru sering pesta dan mabuk serta berkelahi dengan banyak gadis lainnya.

Menurut penuturannya, mengonsumsi alkohol adalah salah satu cara yang ia lakukan guna menghadapi keadaan.

Namun seiring waktu, ia pun mulai mencari tahu tujuan hidup dan mulai berpikir untuk menjadi lebih baik.

Lantas, perkenalannya dengan agama Islam mengubah hidupnya cukup drastis.

Menariknya, awal mula Rizvi berkenalan dengan Islam didorong oleh pertemanan dengan rekan kerja dan melakukan puasa bareng.

Jadi Mualaf dan Mendapat Pertentangan

cerita seorang gadis ateis sumber: bbc.com/indonesia

Dalam beberapa waktu, Rizvi sempat menyembunyikan minatnya pada Islam.

Akan tetapi, ia akhirnya memberanikan diri untuk mengungkapkan hal tersebut kepada keluarganya.

Tentu saja ini membuat keluarganya kaget dan mempertanyakan keputusannya.

Untuk kamu ketahui, ketika mengucapkan dua kalimat syahadat, Rizvi masih berkuliah di Salford, Inggris.

Kala itu, sejumlah pertanyaan tentang Islam dalam dirinya masih menyeruak.

Bahkan, dalam salah satu kesempatan yang tidak direncanakan, ia pergi ke Masjid Eccles di Salford dan membawa daftar pertanyaan kepada imam masjid.

Lalu usai resmi menjadi seorang muslim, ia pun mulai menemukan teman-teman dan ikut bergabung dengan komunitas muslim lainnya di kawasan tempat ia tinggal.

Lebih Damai Usai Pilih Islam

muslimah mualaf sumber: bbc.com/indonesia

Meski sempat ateis alias tidak percaya adanya Tuhan, gadis ini mengatakan bahwa Islam memberikan perubahan.

Lantas, ia meninggalkan pakaian yang dirasa tidak pantas dan mulai menggunakan pakaian layaknya muslim lain.

Tak hanya itu, ia juga mengganti nama di media sosial serta menghapus banyak foto masa lalunya.

Meski demikian, Rizvi mengaku jika ia tidak selalu melewati semuanya dengan benar sesuai syariat Islam.

Dalam beberapa momen, ia kembali minum alkohol terutama ketika kondisi mentalnya sedang menurun.

Hal ini terjadi terutama ketika awal-awal ia masuk Islam.

Namun, katanya, kini itu semua tak lagi terjadi.

Bahkan meski pada mulanya sempat kaget, orang tuanya pun akhirnya bertindak suportif.

Salah satunya adalah dengan ikut berpuasa bersama.

Orang tuanya tidak lagi khawatir dan pada titik ini, Rizvi merasa lebih dihargai.

Ia merasa lebih damai dan mengaku bahwa Islam telah menyelamatkannya dari masa lalu yang kelam.

***

Kunjungi artikel.rumah123.com untuk mendapatkan informasi menarik lainnya, ya.

Jika kamu sedang mencari rumah nyaman, bisa jadi Grand Al Ihsan Premiere adalah jawabannya.

Tengok opsi terbaik lainnya di rumah123.com karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Bagikan:
415 kali